Seluruh Ranting di DPC PKB Temanggung Bulatkan Tekad Deklarasikan Cak Imin Capres 2024

Seluruh Ranting di DPC PKB Temanggung Bulatkan Tekad Deklarasikan Cak Imin Capres 2024
Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat tiba di Gedung Joeang 45 Kabupaten Temanggung dengan disambut ratusan kadernya dengan pembacaan deklarasi, Minggu (13/3). Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) seluruh ranting di DPC Kabupaten Temanggung membulatkan tekad untuk mendeklarasikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mereka, Muhaimin Iskandar maju sebagai calon presiden (capres) pads Pemilu tahun 2024 mendatang, Minggu (13/3) di Gedung Joeang 45 Kabupaten Temanggung.

Dalam deklarasi yang dibacakan oleh perwakilan kader PKB, mereka meyakini bahwa Cak Imin, begitu ia akrab disapa, adalah sosok muda yang mampu membawa perubahan dan mengemban amanah serta aspirasi dari kalangan NU.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Khudori menyampaikan, langkah ini ditempuh sebagai wadah aspirasi sekaligus harapan santri, kyai, dan kelompok masyrakat untuk memiliki kembali presiden dari kalangan Nahdiyin. Setelah terlebih dahulu PKB menorehkan sejarah dengan berhasil memajukan KH Abdurrahman Wahid menjadi orang nomor satu di Republik Indonesia.

Menurutnya, NU adalah sawah besar dan subur. Oleh sebab itu, Muhaimmin Iskandar akan terlebih dahulu mematoknya sebelum dipatok oleh pihak lain.

“Ini bukan ambisi Gus Muhaimmin Iskandar secara pribadi untuk menjadi capres di tahun 2024, tapi aspirasi kader partai dan NU. Di samping itu, khusus untuk daerah, kita target 10 sampai 13 kursi untuk Kabupaten Temanggung. Kekompakan kader adalah kunci untuk mencapai semuanya,” bebernya.

Lanjutnya, NU bukanlah alat politik dari PKB, namun sebaliknya, PKB adalah sebenarnya alat politik dari NU. Hal ini diperkuat dengan pernyataan bahwa PBNU telah menyatakan tidak ada satupun pengurus mereka yang akan maju sebagai capres atau cawapres di Pemilu mendatang.

“Itu melegakan kader PKB, karena kami sudah memutuskan akan mendukung penuh Gus Muhaimmin Iskandar maju sebagai capres 2024,” tegasnya.

Sementara itu, Muhaimmin Iskandar menyampaikan bahwa dalam Pemilu 2024 mendatang, partainya mentargetkan tak hanya memiliki capres saja, namum unggul dalam kontestasi Pilgub dan Pilkada di banyak wilayah kota/kabupaten.
“Kalau khusus untuk Kabupaten Temanggung target PKB sapu bersih suara,” harapnya.

Ia menceritakan, pada Ramadan tahun 2021 lalu, dirinya dipanggil oleh para Kyai dan Gus-gus dari Jawa Timur untuk menghitung ulang kekuatan NU. Ia menyebut, berdasar hasil analisa tersebut disimpulkan bahwa sejak tahun 1998 sampai sekarang NU masih sangat solid.

“Semua barisan unsur yang ada di NU semua masih sangat rapi dan solid. Atas dasar itulah saya ditantang untuk maju mengisi kursi jabatan presiden berikutnya. Saya jawab, sebagai Ketua Partai itu wajib. Tetapi sebagai kader NU, saya ikut mandat Gus-gus yang ikut bergerak. Selama 3 bulan ini, kader-kader bergerak serius menyikapi Pencapresan ini, terutama di basis-basis di Jawa Timur. Termasuk beberapa minggu ini di Jawa Tengah,” bebernya.

Dengan adanya gerakan solid dan masif ini, pihaknya yakin elektabilitas PKB akan semakin menanjak. Menurutnya, Pencapresannya kali ini sepenuhnya digerakkan oleh mesin-mesin partai.

“Beda dengan calon-calon yang tidak punya partai. Banyak pencitraan, beda dengan partai kita. PKB adalah gerbong kereta panjang yang punya pengalaman membawa banyak muatan dan jam terbang. Semua target, tujuan, hingga ideologi kita jelas. Adil, makmur, gemah ripah loh jinawi. Contoh, pesantren dan santrinya maju. Kalau mereka maju dalam perekonomian, maka dengan mudah Indonesia bisa mengentaskan kemiskinan,” bebernya.

Pihaknya berjanji, apabila menjadi Presiden kelak, pihaknya akan memberikan akses dan fasilitas lebih kepada para santri dan pondok pesantren. Pasalnya, selama ini terdapat harapan besar yang terpendam atau silent hope untuk memajukan bangsa dan negara.

“Dalam 4 kali pilpres terakhir, kita selalu jadi kunci kemenangan capres dan cawapres yang menang. PKB dan keluarga besarnya adalah penentu. Masalahnya saya tidak ingin lagi jadi kunci dan pelengkap. Ini waktunya kami memenangkan Pilpres 2024,” tegasnya. (riz)