Kejar Target, Dinkes Temanggung Wajibkan Vaksin bagi Penerima BLT

Petugas dari Dinkes Temanggung tengah melakukan vaksinasi terhadap warga di Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Rabu (20/4).(Foto: rizal ifan chanaris.)
Petugas dari Dinkes Temanggung tengah melakukan vaksinasi terhadap warga di Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Rabu (20/4).(Foto: rizal ifan chanaris.)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM– Beragam cara ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui pihak Dinas Kesehatan agar angka capaian vaksinasi Covid-19 dapat terus meningkat khususnya, dosis ketiga alias booster.

Tak hanya melalui upaya vaksinasi gratis dengan menggandeng seluruh OPD, TNI dan Polri, Dinkes juga mensinergikan proses pembagian bantuan sosial (bansos) dengan vaksinasi.
Seperti yang terlihat di Balai Desa Badran Kecamatan Kranggan. Masyarakat yang hendak mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi terlebih dahulu, terutama bagi mereka yang belum mendapat vaksis booster.

“Mereka yang mengambil BLT wajib vaksin dulu. Bisa dosis pertama, ke dua, maupun ke tiga alias booster. Jadi sinergitas program Dinkes dan Dinsos ini sangat membantu mendongkrak capaian vaksinasi,” ujar Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Temanggung, Sugiharti, Rabu (20/4).

Lanjutnya, langkah-langkah alternatif seperti ini dirasa sangat diperlukan mengingat capaian vaksinasi booster di Kabupaten Temanggung masih relatif rendah.
Sehingga sinergitas ke dua prorgam dari kementerian yang berbeda ini menjadi langkah efektif dan efisien dalam memacu angka capaian.

“Untuk vaksinasi booster, capaian kami baru di angka 6 persen. Dengan program-program serta terobosan baru, pelan-pelan angkanya naik di angka 10 persenan lebih,” bebernya.

Lebih jauh Sugiharti merinci, angka prosentase capaian vaksin booster di Kabupaten Temanggung sampai hari ini sudah mencapai 10,61 persen dengan cakupan 66.224 orang.
Dimana sampai akhir April tahun 2022 ditargetkan capaian vaksinasi booster di masyarakat harus mencapai 30 angka persen.

Oleh karena itulah, Dinkes akan terus menjajaki kerjasama dengan menggandeng semua OPD, kemudian lintas sektoral sebagai upaya untuk percepatan vaksinasi, termasuk dengan mensinergikan program BLT ini dengan vaksinasi.“Capaian dosis pertama 92,07 persen dari sasaran sebanyak 624.346 orang. Dosis ke dua sebanyak 83,37 persen, dan ke tiga alias booster bariU 10,61 persen saja. Butuh usaha ekstra keras lagi,” pungkasnya. (riz)