40 Persen Warga Menjer Masih Gunakan Air Tak Layak

PEMBANGUNAN.Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meninjau pembangunan reservoir di Desa Menjer Kecamatan Garung
PEMBANGUNAN.Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meninjau pembangunan reservoir di Desa Menjer Kecamatan Garung

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Desa Menjer Kecamatan Garung terus memacu pelayanan air bersih dan sanitasi untuk warga setempat. Pasalnya hingga saat ini pelayanan air bersih BPSPAMS baru menjangkau 60 persen warga, sedangkan sanitasi masih 50 persen.

“Bantuan dari pemerintah melalui DPUPR Wonosobo yang membanguna resevoir di Desa Menjer sangat mendukung pelayanan air bersih dan sanitasi untuk warga,” ungkap Kades Menjer, Slamet Raharjo.

Menurutnya, Desa Menjer menargetkan dua tahun kedepan. Tidak ada BABS serta seluruh warga menggunakan air yang layak. Pembangunan reservoir di Desa Menjer mampu melayani 495 SR, sehingga sangat mendukung program air bersih bagi warga.

“Reservoir yang baru seleseai dibangun mampu mengampu 495 SR, sistem yang digunakan BPSPAMS  dengan menggunakan watermeter. Tentu saja ada beban yang akan diberikan kepada warga untuk pemeliharaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Nurudin Ardiyanto mengemukakan, pembangunan reservoir di Desa Menjer untuk membantu meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat  pedesaan, sehingga masyarakat mampu mengelola dan memanfaatkan sarana air minum dan sanitasi secara efektif dan efisien serta, menciptakan perilaku hidup bersih.

“Masyarakat mampu mengelola dan memanfaatkan sarana air minum dan sanitasi secara efektif dan efisien, tepat dan berguna. Terjadi pemerataan dan meningkatkan mutu pelayanan air minum dan sanitasi kepada masyarakat secara lebih luas,” katanya.

Dijelaskan, pembangunan dan pengelolaan air yang berdasarkan pendekatan partisipatif, menyertakan seluruh masyarakat, baik kaya, miskin, laki-laki perempuan dan masyarakat terpinggirkan menjadi acuan juga dalam pelibatan upaya pemeliharaan dan keberlanjutan.

“Kita harapkan masyarakat memiliki dan tanggung jawab yang besar terhadap sarana serta mampu untuk melestarikannya.  Menjamin seluruh sistem prasarana dan sarana yang telah dibangun berfungsi secara efektif,” pintanya

Artikel Menarik Lainnya :  Diamuk Si Jago Merah, Rumah Milik Lansia di Dieng Jadi Abu

Proyek Air Bersih di Desa Menjer yang digunakan manfaatnya sebagai sumber air bersih dan air minum masyarakat Desa Menjer dengan menggunakan  sumber dana berasal dari DAK Penugasan dengan Nilai Kontrak Rp 390 juta

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan, dengan adanya berbagai kegiatan proyek di Wonosobo ini bupati berharap dapat membantu kemajuan pelayanan publik dan meningkatkan kualitas serta kesejahteraan warga masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Wonosobo.

“Semoga dengan adanya pembangunan proyek Air Bersih Desa Menjer ini dapat memberi kemanfaatan pada penduduk desa untuk kebutuhan sehari-hari. Kita tahu sebelumnya penduduk desa masih menggunakan air seadanya untuk dimanfaatkan sehari-harinya. Dengan keberadaan pembangunan air bersih ini, kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi,” pungkasnya. (gus)