Wow! Taman Kyai Langgeng Kini Punya Wahana Camping

Sejumlah anggota dari komunitas VW dan CVI yang berasal dari daerah di Jawa Tengah dan Jogjakarta berkemah di kompleks Taman Kyai Langgeng. (foto : dok/magelang ekspres)
CAMPING. Sejumlah anggota dari komunitas VW dan CVI yang berasal dari daerah di Jawa Tengah dan Jogjakarta berkemah di kompleks Taman Kyai Langgeng. (foto : dok/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Objek wisata Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang mengenalkan inovasi baru berupa Camper Park. Wahana ini berupa lahan kosong di bawah rindangnya pepohonan yang khusus diperuntukkan bagi wisatawan yang ingin berkemah (camping).

Direktur Utama Taman Kyai Langgeng, Arif Taat Ujiyanto mengatakan, pembukaan inovasi ini sudah berjalan sekitar sepekan ini. Sejumlah pecinta kemah pun antusias menjajalnya dengan berkemah semalam baik dengan tenda biasa, doom maupun mobil (camper van).

“Sudah kita buka pada Sabtu (30/10) malam lalu. Dalam semalam di malam Minggu itu ada kurang lebih 112 peserta yang berkemah dengan 50 mobil. Mobil ini sudah dimodifikasi dengan dilengkapi tenda untuk kemah,” katanya saat dihubungi, Minggu (7/12).

Dia menuturkan, mereka yang camping, merupakan anggota komunitas VW dan CVI. Mereka berasal dari daerah di Jawa Tengah dan Jogjakarta yang kerap berkemah dengan mobil mereka.

“Ini menjadi awalan untuk dibukanya wisata malam di Taman Kyai Langgeng. Syarat dan ketentuan sama seperti pengunjung lain, namun tarif khusus untuk camping sedang promo, yakni hanya Rp30.000 per orang,” ujarnya.

Wisata malam ini, katanya, memang sudah menjadi programnya untuk mengembangkan objek wisata milik Pemkot Magelang itu. Hal ini didasari makin diminatinya wisatawan meramaikan suasana malam di sejumlah tempat

“Misal di area Borobudur sedang tren ada sebutan Maliobudur (Malioboro Borobudur). Di Alun-alun Kota Magelang juga kalau malam hari orang berjubel untuk sekadar nongkrong. Nah, kita coba tangkap peluang ini untuk menarik pengunjung ke TKL di malam hari,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Arif, dibukanya Camper Park ini juga merespons tren baru berwisata di kala pandemi, yakni Nomadic Tourism. Siapapun bisa berkemah di TKL baik perorangan maupun komunitas, baik yang memiliki mobil camp maupun tidak.

Artikel Menarik Lainnya :  DPRD Kabupaten Magelang Ajak Masyarakat Aktif Berpolitik

“Contohnya pada saat acara komunitas VW yang berkemah, ada pengunjung perorangan yang membawa tenda doom dan langsung gabung dengan mereka. Mereka pun menilai fasilitas baru ini sangat baik, karena dapat refreshing yang sehat di kala pandemi,” paparnya. (wid)