Kades Perlu Pahami Proses Pemilu 2019

0
70
Kades Perlu Pahami Proses Pemilu 2019
UU PEMILU. Ratusan Kepala Desa se-Kabupaten Wonosobo beserta Kepala Seksi Pemerintahan tingkat Kecamatan se-Wonosobo, mengkuti Sosialisasi Undang-Undang Pemilu

WONOSOBO- Kepala desa (kades) dan perangkat desa diimbau ikut mendukung proses Pemilu 2019. Sebab pesta demokrasi tersebut merupakan hajat bersama. Kades sebagai ujung tombak pemerintahan, perlu memahami proses hingga menjaga kegiatan tersebut berjalan dengn baik dan aman.

Ratusan Kepala Desa se-Kabupaten Wonosobo beserta Kepala Seksi Pemerintahan tingkat Kecamatan se-Wonosobo, mengkuti Sosialisasi Undang-Undang Pemilu, yang digelar Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Kantor Kesbangpol Wonosobo, Kamis (4/4) di Ruang Mangoenkoesoemo Setda.

Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo menyampaikan, pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk 5 tahun ke depan, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Pemilihan umum, pada dasarnya juga merupakan realitas sosial politik yang cukup menyita perhatian semua pihak. Karena melalui pesta demokrasi inilah nasib masa depan bangsa dan negara dipertaruhkan,” katanya.

Untuk itu penyelenggaraan pemilu harus berjalan dengan baik dan benar, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sehingga, sangat dibutuhkan adanya dukungan dan peran serta dari semua stakeholder, guna mensukseskan pesta demokrasi rakyat khususnya di Kabupaten Wonosobo.

Dijelaskan, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 2, Pemilu harus dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, yang mana semua itu dapat tercapai jika seluruh komponen bangsa, saling bahu membahu mendukung pelaksanaan Pemilu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi terciptanya sinergitas yang kuat dan berkesinambungan.

Suksesnya pemilu tidak hanya tergantung pada integritas penyelenggara dan pesertanya saja, namun juga dukungan seluruh pemangku kepentingan pemilu. Dalam  Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 juga mengamanatkan, pemerintah pusat dan daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitasi demi kelancaran penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, peran masyarakat juga menjadi bagian penting, diantaranya memberikan pertimbangan rasional menjadi pemilih cerdas, yang harus terus menerus disosialisasikan. Selain tingkat partisipasi politik masyarakat yang menjadi perhatian khusus pada Pemilu serentak tahun 2019 ini. Pada nantinya, pemilu diharap dapat menghasilkan pemimpin dan wakil-wakil rakyat yang berintegritas dan berkualitas, memiliki legitimasi yang kuat, serta amanah, demi mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien untuk kemakmuran rakyat.

Melalui sosialisasi ini pihaknya berharap, dapat terwujud kesamaan persepsi serta sinergitas para pemangku kepentingan, sehingga banyak masyarakat lebih antusias memilih secara sukarela tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

“Kepada para kepala desa dan kelurahan, bisa memperoleh pengetahuan dan pemahaman serta penguasaan proses dan tahapan pemilu,” ucapnya.

Dan yang jauh lebih penting adalah untuk selalu menjaga kesejukan dan kebersamaan dalam sebuah perubahan, meskipun pandangan politik yang mungkin berbeda-beda dalam proses pemilu. Karena hidup ini bukan hanya milik sendiri, melainkan milik orang lain. Karena itu, hendaknya semua pihak tidak bosan-bosannya dalam berbuat kebajikan. (gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here