WKSBM Ditarget Entaskan Kemiskinan

0
210
WKSBM Ditarget Entaskan Kemiskinan
SOSIALISASI. Dinsos Kota Magelang memberikan sosialisasi dalam rangka penguatan WKSBM Tidar Utara,

MAGELANG SELATAN – Pemkot Magelang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satunya melalui program Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM). Tujuan adanya WKSBM yaitu untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan pengelolaan swadaya masyarakat.

Saat ini di Kota Magelang sudah ada 5 WKSBM yang tersebar di 5 kelurahan. ”Harapannya WKSBM tidak hanya ada di 5 kelurahan, tetapi di 17 kelurahan bisa dikembangkan,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih, di sela pengarahan teknis Pemberdayaan WKSBM Kelurahan Tidar Utara, Magelang Selatan, Selasa (10/9).

Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Sosial No. 42/HUK/2004, WKSBM adalah sistem kerja sama antar Keperangkatan Pelayanan Sosial (KPS) di akar rumput yang terdiri atas usaha kelompok, lembaga maupun jaringan pendukungnya.

”Keperangkatan yang dimaksud ini berupa kelompok masyarakat mulai tingkat RT/RW kampung, desa, yang secara natural terbentuk,” ujarnya.

Tujuan WKSBM, katanya, untuk melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial, kesetiakawanan sosial, ketahanan masyarakat, dan tumbuhnya jaringan kerja. Peningkatan tersebut dapat ditempuh melalui kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi budaya masyarakat Kota Magelang.

”Salah satunya seperti kegotong-royongan, kebersamaan, kekeluargaan, kesetiakawanan sosial, kerukunan, dan menghargai perbedaan di lingkungan masyarakat. WKSBM juga mendukung dan memperkuat anggota jaringan kerja sama,” jelasnya.

Wulan menambahkan, keberadaan WKSBM menjadi aset penting yang bertujuan untuk meningkatkan kepentingan sosial. Apabila terjadi persoalan di tatanan lingkungan, maka WKSBM bisa hadir untuk mencari solusi.

”Terlebih lagi di era sekarang ini, WKSBM sebagai organisasi lokal, punya komitmen, pengetahuan dan keterampilan, sekaligus menjadi pemecah ketika persoalan lingkungan terjadi,” ucapnya.

Sementara itu, Dwi Ambar Pratiknyo, Penyuluh Sosial Muda Dinsos Kota Magelang, menambahkan WKSBM merupakan sarana untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Salah satu poinnya adalah mengurangi angka kemiskinan dan budaya dari luar yang cenderung merusak.

”Lewat WKSBM maka kita memiliki benteng untuk membendung perubahan dari luar yang bisa merusak. WKSBM juga menjadi kontrol sekaligus penyelesai masalah, ketika terjadi persoalan di tengah-tengah masyarakat,” katanya. (wid)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here