Waspada! Covid-19 Kembali Mengganas

RAKOR. FKPD Temanggung melakukan rakor penanganan COVID-19 di Pendopo Pengayoman, Senin (14/6) petang.(Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)
RAKOR. FKPD Temanggung melakukan rakor penanganan COVID-19 di Pendopo Pengayoman, Senin (14/6) petang.(Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Menurut Bupati Temanggung M Al Khadziq, kasus Covid-19 meningkat empat kali lipat dari sekitar 60an kasus menjadi 240 kasus.

Untuk itu ia meminta, masyarakat untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan, apalagi kegiatan itu tidak terlalu penting.

“Kita harus bergerak bersama, antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakt harus kompak dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan,” ujar Bupati usai rapat koordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Pendopo Pengayoman, Senin (14/6).

Bupati juga mengajak, agar masyarakar juga ikut andil dalam mempertahankan status Kabupaten Temanggung yang saat ini masih dalam zona orange, bahkan masyarakt harus bersama dengan pemerintah agar Temanggung bisa masuk ke zona kuning bahkan hijau.

“Kita harus bekerja keras mempertahankan status zona oranye, sejumlah kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah sudah masuk dalam zona merah,” jelas Bupati.

Bupati mengharapkan, Temanggung jangan sampai masuk ke zona merah, karena akan sangat merugikan masyarakat, perekonomian  juga akan sangat terpengaruh.

“Bukan tidak mungkin jika Temanggung masuk dalam zona merah maka satgas dari provinsi akan turun bahkan bisa jadi satgas nasional juga turun, aturan pembatasan juga akan semakin ketat, maka dari itu kita harus bersama-sama mempertahankan zona oranye,” ajak Bupati lagi.

Dalam sepekan kedepan diharap angka kasus COVID-19 bisa semakin ditekan, tracing dan tracking dilakukan serta semakin menegakan disiplin prokes.

Sekretaris Dinas Kesehatan Temanggung Dwi Sukarmei menambahkan, saat ini ada delapan klaster aktif penularan COVID-19 di Temanggung.

Artikel Menarik Lainnya :  Alasan Isoman, Azis Syamsuddin Tetap Digelandang ke Gedung KPK

Ke delapan Klaster itu di antaranya, klaster wilayah Kecamatan Bejen di Desa Kebondalem, Klaster Pemudik Jakarta Desa Duren, Klaster Bumil TM III suami kerja di Semarang, Kecamatan Parakan, Klaster  Pedagang Unggas Pasar Legi Parakan.

Kecamatan Tembarak Klaster SMKN Tembarak, Klaster pemudik dari Kudus. Tepusen Desa Tempuran Klaster Sinoman Kecamatan Temanggung Klaster Dari Kudus.

Kecamatan Kranggan Klaster Paskahan dan Kecamatan Kandangan Klaster Piknik Yogyakarta. Klaster Safari KB dan Kecamatan Kaloran Desa Kwarakan Klaster Tilik. (set)