Warga Munggang Atas Dilatih Kelola Sampah, Berpotensi jadi Pendapatan Ekonomi Baru

Caption- PELATIHAN. Puluhan warga RW 12 Kampung Munggang Atas, Kelurahan Kalibeber Kecamatan Mojotengah mendapatkan pelatihan pengelolaan sampah, 

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Puluhan warga RW 12 Kampung Munggang Atas, Kelurahan Kalibeber Kecamatan Mojotengah mendapatkan pelatihan pengelolaan sampah, Rabu (10/3. Dari pelatihan tersebut, diharapkan kedepan warga Munggang akan mampu memanfaatkan sampah sebagai salah satu sumber pendapatan sebagai penopang ekonomi keluarga.
Ketua RW 12 Munggang Atas, Tri Purwanto saat ditemui di sela kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan RW tersebut menjelaskan, inisiasi pelatihan berasal dari Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) UNSIQ Wonosobo.
“Warga cukup antusias menerima materi pelatihan pengelolaan sampah ini, terlebih nantinya berpotensi meningkatkan produktifitas dan nilai ekonomi,” terang Tri.
Selain didukung penuh oleh Mapala UNSIQ, pelatihan tata kelola sampah yang dititik beratkan pada pemanfaatan jenis sampah untuk dikreasikan menjadi produk bernilai ekonomi tersebut, menurut Tri juga mendapat support dari PT Aqua Tirta Investama, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo dan Bank Sampah Praba, Wonosobo.
PT Aqua Tirta Investama sebagai produsen air kemasa skala nasional diakui Tri turut menyampaikan materi terkait kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, agar ketersediaan air bersih juga terus terjaga kedepannya. Dengan kesadaran warga untuk mengurangi volume sampah, Tri menyebut ekosistem di kawasan penyangga air, juga akan terus terjaga kebersihan dan kesehatannya.
“Sementara dari Bank Sampah Praba Wonosobo dan juga Dinas LH Kabupaten, juga menyampaikan bagaimana pengelolaan sampah hasil industri rumah tangga, teknik pertanian berkelanjutan di lahan terbatas, hingga kesehatan dan sanitasi lingkungan,” tuturnya.
Dukungan dari berbagai pihak tersebut, disyukuri Tri selaku Ketua RW, mengingat saat ini warga memang sangat membutuhkan ilmu dan keterampilan untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga mereka.
Di tengah masa pandemi COVID-19 yang memukul hampir seluruh lini kehidupan masyarakat, Tri mengakui adanya sosialisasi dan materi-materi bertema lifeskill akan sangat bermanfaat bagi warganya.
“Kami tentu sangat berterimakasih dan mengapresiasi adanya inisiasi dari Mapala UNSIQ Wonosobo, serta dukungan dari berbagai pihak untuk kemajuan dan keterampilan warga Munggang Atas,” tegasnya.
Ke depan, ia dan seluruh komponen RW 12 disebut Tri akan berupaya serius demi optimalisasi manfaat sampah di lingkungannya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Sempat Ditolak Warga, Pembongkaran Median Jalan di Pertigaan Pasar Berlanjut