Warga Banyurojo Mertoyudan Dilatih Siaga Bila Terjadi Bencana

PELATIHAN. Relawan dan masyarakat Desa Banyurojo Mertoyudan Magelang dalam Pelatihan Pencegahan Mitigasi Bencana Kabupaten Magelang.
PELATIHAN. Relawan dan masyarakat Desa Banyurojo Mertoyudan Magelang dalam Pelatihan Pencegahan Mitigasi Bencana Kabupaten Magelang.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pelatihan Pencegahan Mitigasi Bencana Kabupaten Magelang digelar di Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Magelang, Senin (8/8/2022).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan relawan OPRB Bravo, tokoh masyarakat, Guru SD Banyurojo 1 dan 2, PKK serta Perwakilan Pemdes.

Kepala Desa Banyurojo, Maksum mengatakan, banyak terjadi bencana pohon tumbang di wilayah Desa Banyurojo dikarenakan bencana angin.

“Ini semua menjadi kesiapsiagaan bagi pemdes. Terima kasih kemarin barusan dapat bantuan tiga senso dana hibah dari BPBD Kabupaten Magelang. Sebenarnya sebelumnya sudah ada, namun cara kerjanya kurang maksimum lantaran merk biasa,” terang Maksum.

Maksum juga mengatakan, tidak berharap akan terjadi bencana di wilayahnya, namun itu sebagai langkah antisipasi. Daerah Banyurojo juga punya sungai, yang rawan bencana.

“Sungai wetan Benoa Sekaran yang sering kali saat hujan deras terjadi banjir yang mengakibatkan terkikisnya tanggul kiri kanan sungai setinggi 2 – 5 meter yang berdekatan dengan pemukiman warga, bahkan pernah keluar jembatan melintas Jalan Sarwo Edi,” ungkap Maksum.

Dalam kegiatan tersebut, juga disampaikan materi oleh Satgas PB BPBD Kabupaten Magelang, materi manajemen penganggulangan bencana. Komisi 4 DPRD Kabupaten Magelang, Bambang. Tema mengenal bencana alam di Kabupaten Magelang dan usaha penangulangannya.

“Dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi manajemen penganggulangan bencana. Agar para relawan dan masyarakat siap mengantisipasi bencana,” jelas Maksum.(cha)