Walikota Magelang Terima Penghargaan “Lencana Melati”

PENGHARGAAN. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menerima penghargaan Lencana Melati dari Ketua Kwarda Jawa Tengah Siti Atikoh di sela peringatan Hari Pramuka ke-59 di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang,
PENGHARGAAN. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menerima penghargaan Lencana Melati dari Ketua Kwarda Jawa Tengah Siti Atikoh di sela peringatan Hari Pramuka ke-59 di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Walikota Magelang Sigit Widyonindito sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Magelang, mendapat penghargaan berupa “Lencana Melati”. Penghargaan yang diserahkan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Budi Waseso digelar di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang, Selasa (25/8).

Sigit menjadi satu dari 35 kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang mendapat penghargaan tersebut. Secara simbolis, lencana disematkan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta jajarannya, dalam kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-59 tingkat Kwarda Jawa Tengah.

Lencana Melati ini merupakan penghargaan dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada tokoh yang berjasa besar bagi pembinaan Pramuka di daerah. Sigit menilai jika penghargaan ini tak sekadar kehormatan bagi dirinya, tetapi ia dedikasikan untuk masyarakat dan gerakan Pramuka di wilayahnya.

“Penghargaan ini kehormatan bagi kita, untuk memberikan motivasi yang lebih baik lagi bagi anak-anak didik di Kota Magelang. Kita sudah rumuskan, melalui beragam program. Ternyata Pramuka ini sangat tepat, menjadikan anak-anak didik belajar mandiri, terlatih kecerdasannya, keterampilannya, menuju generasi yang baik,” kata Sigit.

Sigit mendukung penuh arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendorong agar Pramuka menjadi pelopor gerakan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Pramuka, kata dia, punya SDM yang luar biasa sehingga tepat bila diberdayakan menjadi kader untuk bersama-sama berjuang melawan pandemi saat ini.

“Fokus kita saat ini memang pada penanganan Covid-19. Teman-teman di tingkat Kwarcab diharapkan bisa menerjemahkannya. Keterwakilan anak-anak dari berbagai sekolah bisa memotivasi teman-temannya untuk berperan aktif mengedukasi pencegahan Covid-19 ini,” imbuh Sigit.

Artikel Menarik Lainnya :  Patuhi Inmendagri 62, Walikota Cegah Varian Botswana Masuk Magelang

Baca Juga
Gubernur Imbau Pabrikan Segera Beli Tembakau

Ia juga meminta masyarakat untuk patuh pada anjuran protokol kesehatan agar pandemi segera berakhir. Sigit tak menampik, adanya pandemi sejak kasus pertama diumumkan bulan Maret 2020 lalu, hingga lima bulan ke depan menyebabkan sebagian besar sektor terpukul.

“Bahkan kegiatan Pramuka dan tatap muka di sekolah terpaksa kita tiadakan. Semata-mata demi menyelamatkan anak didik kita terhindar dari virus ini. Untuk itu, saya harapkan, mari bersama-sama kita melawan virus ini dengan berdisiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan Pramuka cukup mempunyai kekuatan untuk bisa menggerakkan masyarakat dalam upaya penanganan Covid-19. Betapa tidak karena Pramuka, menurutnya, sejajar dengan satgas Jogo Tonggo yang berada di tiap desa dan kelurahan di Jawa Tengah.

“Ide cemerlang ini perlu menjadi inspirasi. Pramuka cukup mempunyai kekuatan untuk itu, punya energi besar. Apalagi jika pencegahan Covid-19 diprakarsai oleh Pramuka, tentu akan banyak masyarakat yang ikut tertib dan patuh dengan protokol kesehatan,” kata Ganjar. (wid)