Vaksinasi Tahap Dua di Temanggung Ditarget Selesai Akhir Februari

VAKSIN. Vaksinasi Covid-19 di Temanggung mulai dilakukan, salah satunya di Pendopo Pengayoman. 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Vaksinasi tahap kedua mulai dilaksanakan di wilayah Kabupaten Temanggung, setelah sebanyak 1.000 vial atau 10.000 dosis vaksin Covid-19 diterima oleh pemerintah setempat pada Senin (22/2) lalu. Salah satu tempat untuk dilaksanakannya vaksinasi yakni di Pendopo Pengayoman Temanggung, Selasa (23/2).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung Khabib Mualim mengatakan, selain Pendopo Pengayoman, vaksinasi juga dilayani di 26 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Temanggung.Target pelaksanaan tahap kedua dari 5.000 dosis ini diharapkan selesai pada tanggal 28 Februari.

“Harapan kami bisa selesai tepat waktu, supaya segera mendapatkan droping vaksin berikutnya,” harapnya.

Khabibberharap, dengan langkah yang sudah ditempuh iniTemanggung mendapatkan lebih banyak dibanding droping pertama, sehingga sasaran vaksin semakin banyak.

Sementara untuk guru dan tenaga kependidikan serta pedagang pasar akan dijadwalkan tersendiri agar bisa bersamaan dan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

“Nanti akan dijadwalkan tersendiri, sehingga pelaksanaanya bisa lebih aman dan lancar,”katanya.

Sementara itu, vaksinasi di Pendopo Pengayoman dilayani oleh tim medis dari Puskesmas Temanggung dan Puskesmas Dharmorini. Vaksinasi tahap kedua berjalan lancar. Meski sempat ada kendala pada entri data saja, tapi hanya sebentar dan bisa kembali bekerja lagi.

Namun secara teknis, tidak ada kendala sama sekali. Bahkan pelaksanaan vaksinasi di pendopo ini lebih cepat pelaksanaanya, karena warga yang menjalani vaksinasi ini tertib dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga
Cegah Penyebaran Nyamuk, Tim Gabungan Kecamatan Mungkid Fogging di Progowati

Kepala Puskesmas Temanggung, dr Anastasia Susilo Handayani berpesan, meskipun sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, namun tetap harus disiplin terhadap protokol kesehatan. Sebab meskipun sudah divaksin belum tentu kebal terhadap ancaman Covid-19.

Artikel Menarik Lainnya :  Bela Petani Tembakau, Anggota DPR RI Panggah Susanto Minta Pabrikan Juga Memikirkan Nasib Petani

“Disiplin prokes wajib terus dilakukan, jangan sampai lengah,”pesannya.

Priyo Mangku Sadewo (36) salah satu warga yang mendapatkan vaksin menuturkan, awalnya sempat takut, namun ternyata vaksinasi ini tidak membawa dampak apapun.

“Tidak terasa, seperti disuntik biasa, juga tidak ada efeknya,”tuturnya.

Virus Covid-19 masih mengancam.Masyarakat terus diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak abai menerapkan 5M, yakni Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak minimal 1,5 meter, Membatasi mobilitas di tempat umum, dan Menjauhi kerumunan atau keramaian. (set)

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun