Vaksinasi Rendah, Pemkab Wonosobo Launching Vaksin Berhadiah Sepeda Motor

VAKSINASI. Pemkab menggelar launching vaksinasi massal berhadiah sepeda motor di Sasana Adipura Kencana dihadiri jajaran forkopimda.
VAKSINASI. Pemkab menggelar launching vaksinasi massal berhadiah sepeda motor di Sasana Adipura Kencana dihadiri jajaran forkopimda.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM– Pemkab Wonosobo menggelar vaksinasi massal berhadiah sepeda motor. Hal tersebut untuk meningkatkan angka pencapaian vaksin di Wonosobo. Capaian vaksin dosis 1 sebanyak 89,66%, dosis 2 sebanyak 74,30 % dan untuk dosis 3 baru mencapai 14,66%.

Melihat pencapaian untuk dosis 3 yang masih sangat rendah maka pemerintah daerah berupaya memaksimalkan angka pencapaian vaksinasi bagi seluruh masyarakat Wonosobo. Seperti sosialisasi terus dilaksanakan, vaksinasi dilaksanakan secara terus menerus hingga ke pelosok – pelosok desa dan sebagainya. Dengan harapan semua masyarakat bisa tervaksin baik dosis 1, 2 dan 3.

Salah satu meningkatkan peminat vaksin, pemerintah daerah bersama Kodim dan Polres menyelenggarakan vaksin berhadiah sepeda motor, pada periode 21 Mei hingga 20 Juni mendatang. Peluncuran kegiatan yang dilaksanakan pada tgl 21 – 22 Mei di Sasana Adipura Kencana serta 23 – 24 Mei di Kecamatan Selomerto.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan bahwa kasus covid 19 di kabupaten tersebut telah melandai. Bahkan beberapa minggu zero kasus, namun pemberian vaksin tersebut terkait dengan upaya memberikan peningkatan imunitas tubuh.

“Meskipun kasus sudah melandai, namun pemberian vaksin harus tetap dilakukan, sebagai langkah penguatan imun tubuh dan antisipasi,” katanya.

Menurutnya, pelonggaran  kebijakan oleh pemerintah pusat terkait masalah mobilitas masyarakat, seperti saat mudik dan balik pada perayaan Idul Fitri 2022, ternyata membawa angin segar bagi pertumbuhan ekonomi. Bahkan terakhir pemerintah memberi kebebasan tidak menggunakan masker di ruang terbuka.

“Perkembangan kebijakan inilah yang ditangkap oleh sebagian masyarakat, vaksin dianggap tidak perlu, maka kami tetap mendorong agar vaksinasi tetap dituntaskan, bahkan untuk menarik masyarakat, ada vaksin berhadian motor,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan dr Mohammad Riyatno menjelaskan, bahwa saat ini orang yang terpapar covid-19 sudah sangatlah berkurang, akan tetapi tidak boleh lengah. Harus selalu mematuhi protokol kesehatan, dan juga bagi yang belum ikut vaksin lengkap dihimbau agar mengikutinya.

“Kasus terpapar sudah jauh berkurang, tapi tetap jaga protokol kesehatan,” katanya.

Akan tetapi, meski kasus sudah melandai, pemerintah mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan program percepatan vaksinasi tersebut. Sebab saat ini pencapaian untuk dosis 3 di wilayah Wonosobo masih sangat kecil. (gus)