Vaksinasi di Temanggung Tahap I Kurang dari Target

VAKSINASI. Sejumlah tenaga medis sedang divaksin Covid-19 beberapa waktu lalu. 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Sebanyak 604 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Temanggung batal divaksin Covid-19, sehingga pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini tidak bisa dilaksanakan 100 persen dari target.

Bahkan pada pelaksanaan vaksinasi beberapa waktu lalu, ada 36 nakes tidak hadir di fasilitas kesehatan yang akan melakukan vaksinasi.

“36 nakes ini tidak datang untuk melakukan vaksinasi, mereka juga tidak memberikan alasan atau keterangan atas tidak berangkatnya mereka ini,” terang Sekretaris Dinas Kesehatan Temanggung Habib Mualim, Rabu (3/2).

Sedangkan 604 nakes yang sedianya menjalani vaksinasi terpaksa tidak bisa karena beberapa alasan yang menyebabkan mereka gagal divaksin.

Baca juga
Pasar dan Toko Kebutuhan Dasar Tetap Buka pada 7-8 Februari, Pemkot Magelang Dukung Program “Jateng di Rumah Saja”

“604 orang batal menjalani vaksinasi karena beberapa faktor. Seperti ditunda karena memiliki riwayat komorbid contoh hipertensi, dan juga masuk dalam kategori eksklusi atau dalam keadaan hamil, menyusui, dan penyintas. Serta 36 nakes tidak hadir di fasilitas kesehatan selama vaksinasi berlangsung,” terangnya.

Sehingga lanjut Khabib, dari target sebanyak 3.015 orang yang seharusnya divaksin di tahap pertama ini hanya 2.780 orang saja yang lolos dan mendapatkan e-tiket vaksinasi.

Dan bagi nakes yang tertuda vaksinasi dan sudah masuk sistim, rencananya akan mengikuti screening ulang dan mengikuti vaksinasi pada 9 Februari mendatang. Namun bagi nakes yang belum masuk sistim, akan dijadwalkan ulang pada tahap vaksinasi lanjutan.

“Screening akan dilakukan lagi, terutama bagi nakes yang belum mendapatkan vaksin,” katanya.

Habib menuturkan, setelah vaksinasi tahap pertama ini selesai, maka vaksinasi tahap kedua akan segera dilakukan. Pada tahap dua ini, rencananya menyasar pada 2.700 orang. Meliputi petugas dan pejabat pelayanan masyarakat dari jajaran TNI Polri, Satpol PP hingga pejabat pemerintahan.

Artikel Menarik Lainnya :  16 Ibu Hamil Meninggal Karena Covid-19

Namun, jumlah tersebut masih bersifat dinamis menyesuaikan perkembangan lapangan. Artinya, jumlah sasaran vaksinasi tahap kedua bisa saja bertambah atau berkurang dari pendataan yang ada.

“Vaksinasi tahap kedua tinggal menunggu tahap pertama selesai. Nanti menyasar petugas dan pejabat pelayan publik ada 2.700 orang. Kami tunggu dropping vaksinnya. Nanti kami update lagi siapa saja yang layak dapat e-tiket vaksinasi,” ujarnya.

Vaksinasi Covid-19 di Temanggung akan terus dilakukan sesuai dengan rencana, dengan catatan vaksin sudah dikirim dan sasaran untuk vaksin dalam tidak mengalami gangguan.

Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, masyarakat diimbau harus disiplin dalam 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta rajin mencucitangan.(set)

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun