Usai Tes Swab, Warga Semampir yang Kontak dengan Penderita Diminta Isoman

SWAB. Suasana tracking warga di kawasan dusun Semampir ketika dilakukan tracking dengan tes Swab 

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Pelaksanaan Tracking atau pelacakan Covid-19 di Dusun Semampir Desa Ngadikusuman Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo dilakukan pada Selasa (16/2). Gugus tugas kecamatan dalam melaksanakan tugasnya didampingi Koramil 06/Kertek Kodim 0707/Wonosobo. Tracking di wilayah itu dilakukan karena ada salah satu warga yang terpapar Covid-19.

Bidan Desa Ngadikusuman Siti telah melaporkan kepada tim gugus tugas bahwa ada salah satu warga di wilayahnya yang positif terpapar Covid 19 sehingga butuh tracking sesegera mungkin. Diungkapkan Siti sebagai langkah antisipasi penyebaran virus ditanggapi secara cepat dengan penerjunan tim bersama Koramil setempat.

“Ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), di wilayah ini,” ungkapnya.

Sementara itu turut mendampingi tim kesehatan dari pihak Puskesmas Kertek, Batuud Pelda Khaeron, segera melakukan kegiatan Tracking dengan langkah tes SWAB terhadap sejumlah Warga Dusun Semampir di kawasan RT 19/ RW 07 yang telah melakukan kontak dengan salah seorang warga dengan status pasien positif Covid-19.

Saat mendampingi pelaksanaan swab kepada warga setempat yang sudah kontak erat dengan pasien, Batuud berpesan untuk sabar menunggu hasil swab keluar. Para warga yang telah ditracking itu diminta melaksanakan isolasi mandiri dengan memperhatikan betul protokol. Selama menjalani isolasi diri di rumah dijelaskan lebih memberikan jaminan tidak akan menularkan Covid-19 ke keluarga dan masyarakat.

“Tinggal di rumah, tak perlu keluar, jauhi kerumunan, menghindari pertemuan yang banyak, gunakan masker, jarak dengan anggota keluarga lebih dari 1 atau 1,5 meter, makan gunakan alat tersendiri. Ini adalah bagian dari isolasi diri,” tutur Pelda Khaeron.

Diungkapkannya, kegiatan pendampingan tersebut sebagai bentuk aplikasi dari penerapan kegiatan PPKM mikro yang dijalankan di Desa Ngadikusuman dalam rangka percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Artikel Menarik Lainnya :  Wonosobo Pasang Target Masuk Kategori Badan Publik Informatif

“Kita berupaya agar jangan sampai menular lebih luas lagi, sambil menunggu vaksin untuk masyarakat didistribusikan,” pungkasnya. (win)