Usai Puluhan Siswa di Magelang Keracunan, Tiga Pedagang Diinterogasi Polisi, Lainnya Masih Pencarian

Ilustrasi jajanan sekolah. (Instagram)
Ilustrasi jajanan sekolah. (Instagram)

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Polsek Mertoyudan memintai keterangan terhadap tiga pedagang jajanan yang berjualan di luar sekolah MI Bulurejo, Dusun Nepak, Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Hal itu terkait kasus dugaan keracunan makanan puluhan siswa di sekolah tersebut.

Keracunannya terjadi pada Rabu (21/09/2022) yang membuat 38 siswa dilarikan ke rumah sakit setelah merasa pusing dan mual. Kemudian dilakukan interogasi terhadap ketiga pedagang yang saat peristiwa terjadi berjualan jajanan di sekolah tersebut.

“Belum dapat memastikan ketiga pedagang penjual jajanan, karena masih menunggu hasil laboratorium. Dimana sample sudah dibawa ke Dinkes dan identifikasi Polres,” ucap Kapolsek Mertoyudan AKP Surjawanto, Kamis (22/09/2022).

Saat ini, Polsek masih melakukan pencarian terhadap pedagang lain yang saat itu juga berjualan di sekolah tersebut.

“Dilakukan pengembangan karena yang berjualan di lokasi tidak hanya orang tiga itu. Ada sekitar delapan pedagang. Kebetulan ketemu baru tiga itu, kemarin diamankan sebagai antisipasi,” terang AKP Surjawanto.

Sebagaimana diketahui, keracunan terjadi pada jam istirahat pertama. Usai menyantap jajanan, para siswa merasa mual dan pusing. Para siswa tersebut langsung dievakuasi bersama ke rumah sakit Tidar Kota Magelang sebanyak 17 anak, dan 21 anak ke rumah sakit Harapan.(cha)