Unsiq Wonosobo Siap Mendunia Dengan Konsep Cyber University Dan Spirit Al Qur’an

DILANTIK. Dr H Z Sukawi MA, dilantik sebagai Rektor Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jateng di Wonosobo di Masjid Baitul Quran KH Muntaha Al Hafidz, Kampus II Unsiq di Jalan Dieng Mojotengah Wonosobo.
DILANTIK. Dr H Z Sukawi MA, dilantik sebagai Rektor Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jateng di Wonosobo di Masjid Baitul Quran KH Muntaha Al Hafidz, Kampus II Unsiq di Jalan Dieng Mojotengah Wonosobo.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Dr H Z Sukawi MA yang semula menjabat Wakil Rektor I, Rabu (11/8), dilantik sebagai Rektor Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jateng di Wonosobo di Masjid Baitul Quran KH Muntaha Al Hafidz, Kampus II Unsiq di Jalan Dieng  Mojotengah Wonosobo.

Pelantikan dilakukan Ketua Umum YPIIQ Heru Irianto disaksikan Wakil Ketua Dewan Pembina YPIIQ Prof Dr KH Abdullah Hadziq MA, Ketua Dewan Pengawas YPIIQ Drs KH Moh Adib, pendiri Unsiq Dra Hj Siti Ngaisah Poedjihardjo dan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.

Rektor baru Unsiq periode 2021-2025 itu, menggantikan Dr KH Muchotob Hamzah MM yang telah habis masa jabatannya. Abah Khotob-sapaan akrabnya-telah menjabat Rektor Unsiq selama dua periode, mulai tahun 2013 hingga 2021 ini.

Pelantikan Rektor ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji dilanjutkan dengan penandatangan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas. Sumpah dan janji Rektor baru dipandu Ketua Umum YPIIQ Heru Irianto.

Rektor Unsiq periode 2013-2021, Dr Muchotob Hamzah MM, berpesan di tengah pesatnya perkembangan ilmu modern dan teknologi informasi, Unsiq harus tetap bisa mempertahankan jati diri sebagai kampus berbasis pesantren dan sains Al Quran.

“Pemimpin baru Unsiq harus dapat mengembangkan standar kompetensi sumber daya manusia (SDM) dosen dan mahasiswa. Mampu meningkatkan akreditasi program studi dan kelembagaan lainnya. Al Quran juga sudah jadi ikon kampus Unsiq,” ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina YPIIQ Prof Dr KH Abdullah Hadziq MA meminta Dr H Z Sukawi MA sebagai Rektor Unsiq 2021-2025 harus dapat mengemban amanah dengan baik untuk mengembangkan dan memajukan perguruan tinggi yang dipimpinnya.

“Mewakili Dewan Pembina YPIIQ yang lain, saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Dr KH Muchotob Hamzah MM yang telah memimpin Unsiq dua periode, selama 8 tahun. Sehingga Unsiq kini telah maju dan berkembang pesat,” ucapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  PTM Sudah Jalan, Vaksinasi Pelajar di Wonosobo Masih Cukup Rendah

Dibawah sentuhan tangan rektor baru, Abdullah Hadziq berharap, Unsiq ke depan  bisa jauh lebih hebat dari yang ada sekarang ini. Bisa masuk peringkat I PTS/PTN se-Jawa Tengah, nasional bahkan di dunia internasional. Juga segera dapat mempersiapkan membuka Fakultas Kedokteran.

“Itu menjadi tantangan yang sangat berat. Namun tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Unsiq kini sudah berusia 33 tahun. Sudah sangat layak membuka Fakultas Kedokteran dan program S3 (program studi doktor). Rektor harus bisa lobi pemerintah pusat untuk membuka program studi baru itu,” tegasnya.

Rektor Unsiq Dr H Z Sukawi MA mengatakan ke depan pihaknya siap untuk membawa perguruan tinggi yang punya moto “Transformatif-Humanis-Qurani” itu, mendunia dengan Al Quran. Dapat menciptakan cyber university tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan spirit Al Quran. Ada kolaborasi Quranisasi sains dan saintifikasi Al Quran menjadi sains Al Quran.

“Jajaran Unsiq juga akan terus meningkatkan akreditasi program studi dan institusi. Memperbanyak dosen bergelar doktor (S3) dan mendorong untuk meraih gelar tertinggi di bidang akademik yakni profesor dan lektor kepala. Termasuk akan segera mempersiapkan membuka Fakultas Kedokteran dan program studi S3 atau doktor,” tandasnya. (gus)