Unsiq Mulai Garap Alquran Akbar ke-13, Bupati Karanganyar Tulis Huruf Ba

MENULIS. Bupati Karangnyar Menulis Huruf Pertama
MENULIS. Bupati Karangnyar Menulis Huruf Pertama "Ba" pada Alquran Akbar ke-13 di Unsiq Jateng di Wonosobo.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM Penulisan Alquran Akbar ke 13 mulai dilakukan, diawali dengan penulisan huruf Ba oleh Bupati Karanganyar Jawa Tengah Juliyatmono. Ia menuliskan huruf pertama “ba” di Lantai II Masjid Baitul Quran KH Muntaha Al Hafidz Kampus II Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jateng di Wonosobo, Selasa .

Alquran Akbar ke-13 berukuran 1 meter x 1,5 meter itu akan ditulis tangan oleh H Hayatudin, dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Unsiq Jateng di Wonosobo, hingga selesai. Sedang ornamen dibuat oleh H Makruf Annas.

“Ini karya yang luar biasa dan sangat inspiratif. Mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi dan memberi berkah bagi masyarakat Karanganyar,” katanya Bupati karanganyar Juliyatmono.

Penulisan huruf pertama “ba” didampingi Rektor Unsiq Dr H Z Sukawi MA, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Alquran (YPIIQ) H Heru Irianto, dan sejumlah pejabat dari Pemkab Karanganyar.

Menurutnya, setelah penulisan Alquran Akbar ke-13 selesai, nantinya karya speaktakuler itu akan menjadi koleksi dan ditempatkan di Masjid Agung Al Madaniah di Karangnyar, sebagai ikon baru wisata religi di daerahnya.

“Ini karya yang luar biasa dan sangat inspiratif. Makanya nanti akan dipajang di Masjid Agung Al Madaniah,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unsiq Dr H Z Sukawi MA menyampaikan karya besar Alquran Akbar merupakan ide brilian pendiri Unsiq al maghfurllah KH Muntaha Al Hafidz. Hingga kini sudah sampai pada penulisan Alquran Akbar yang ke-13 dan insya Allah akan selesai dalam waktu setahun ke depan.

“Sebelum memulai penulisan Alquran Akbar ke-13, sudah didahului tahtiman Alquran 30 juz oleh santri PP Tahfidzul Quran dan mahasiswa Unsiq. Penulisan awal dilakukan bertepatan dengan tanggal 17 ramadan atau peringatan Nuzulul Quran,” ucapnya.

Menurutnya, selama bulan Ramadan 1443 H, Unsiq Jateng di Wonosobo, juga telah menyelesaikan 1000 kali khataman Alquran 30 juz yang dilakukan dosen, karyawan, mahasiswa dan para alumni yang tersebar diberbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Umum YPIIQ H Heru Irianto, SE MSi menambahkan sangat berterima kasih atas inisiatif Bupati Karanganyar yang memesan Alquran Akbar ke-13 di Unsiq. Dia berharap setelah jadi Alquran tersebut bisa memberi berkah bagi masyarakat setempat.

“Saya berharap karya Alquran Akbar Unsiq tidak hanya menasional, tapi juga bisa mendunia,”pungkasnya. (gus)