Unimma Sesuaikan Pembelajaran dengan Kebutuhan Dunia Kerja

KERJA SAMA. Unimma menggandeng 13 industri dan usaha untuk menjalankan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI). ( foto : wiwid arif/magelang ekspres )
KERJA SAMA. Unimma menggandeng 13 industri dan usaha untuk menjalankan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI). ( foto : wiwid arif/magelang ekspres )

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Dalam rangka mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global yang semakin dinamis, Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) melalui Kantor Urusan Kerjasama (KUK) mengadakan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI). Program tersebut ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 13 mitra dunia usaha dan industri, kemarin.

Ke-13 mitra tersebut antara lain Senopati Kopi, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jogjakarta, Phillip Sekuritas Jogjakarta, Ayana Media Group, Noah’s Ark Agency, PD BPR Bank Bapas 69, CV Naturonal, CV Herbal Indo Utama (HIU) Group, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magelang, RootBrain IT Security Training & Consulting, dan PT Mekar Armada Jaya.

KMMI merupakan bagian dari materi pembelajaran penuh yang disampaikan secara online dengan waktu yang relatif singkat. Program ini berbentuk tambahan pembelajaran di kelas yang berguna mengisi kesenjangan keterampilan.

Salah satu pengampu course, Nia Kurniati Bachtiar mengatakan, sebenarnya program ini adalah penyesuaian antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan yang dibutuhkan di pangsa kerja dan industri. “Tujuan dari Program KMMI ini adalah menjadi alternatif pembelajaran yang lebih dinamis, dan kompetitif, sebagai media untuk menjembatani kesenjangan antara perguruan tinggi dan dunia kerja serta industri,” katanya.

Ia menambahkan, manfaat lainnya yakni memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan dalam berbagai bidang keilmuan yang dibutuhkan industri dan atau kewirausahaan.

Sementara itu, Rektor Unimma, Dr Suliswiyadi MAg menuturkan bahwa program tersebut dapat menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran seputar hal yang dibutuhkan dunia industri. “Saya harap semuae elemen yang dilibatkan ini mampu menciptakan atmosfer pendidikan bagi alumni sehingga cocok dan sesuai dengan kebutuhan pasar dunia kerja,” lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Masih Pandemi, Haul Syekh Subakir Diadakan Sederhana

Sulis menambahkan, program tersebut menjadi bukti keseriusan dan partisipasi Unimma bersama lembaga, dan dunia usaha industri dalam mencetak SDM yang unggul. (wid)