Unimma Buka Kelas Tatap Muka Khusus Laboratorium

DARING. Rektor Unimma, Dr Suliswiyadi MAg saat menjelaskan kepada pers soal kebijakannya memberlakukan pembelajaran tatap muka khusus di laboratorium praktik.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) memberlakukan kegiatan perkuliahan tatap muka meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Perguruan tinggi Muhammadiyah yang baru saja merayakan ulang tahun ke-56 itu membuka perkuliahan tatap muka dengan protokol kesehatan secara ketat.

Rektor Unimma, Dr Suliswiyadi MAg mengatakan tidak semua, kegiatan perkuliahan dipraktikkan secara tatap muka. Hanya jurusan dan kelas tertentu saja, karena memang tidak bisa jika digelar secara daring.

“Khusus di laboratorium antara lain Lab Farmasi, Lab Otomotif, Lab Keperawatan, Multimedia saja yang menggelar kuliah tatap muka. Selebihnya tidak (menggunakan daring),” kata Sulis, kepada wartawan, kemarin.

Ia mengaku, kebijakan tatap muka diterapkan setelah melalui kajian mendalam. Seluruh yang terlibat, yakni mahasiswa dan dosen, harus menjalankan protokol kesehatan.

“Menjaga jarak, memakai masker, dicek suhu tubuhnya, dan rajin cuci tangan dengan sabun. Kalau tidak terpenuhi, disuruh pulang,” ujarnya.

Menurutnya, langkah yang terbilang berani ini karena keadaan dan kondisi yang tidak memungkinkan. Kegiatan praktik di dalam laboratorium akan sangat sukar bila digelar secara virtual.

“Apalagi dukungan sistem dan infrastruktur kampus yang sebenarnya butuh support yang lebih besar. Akhirnya disepakati pembelajaran praktik di laboratorium dibuka dengan tatap muka, per Juni lalu,” ungkapnya.

Selama ini, lanjut Sulis, Unimma memang mengedepankan kegiatan berbasis teknologi informasi. Termasuk dengan pembelajaran daring ini, sebenarnya menjadi impian kampus Muhammadiyah itu untuk menerapkan meskipun pandemi telah berakhir.

“Wacana pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi dan informasi ini sudah direncakan sejak dulu. Kami komitmen tahun ajaran depan akan ada peningkatan besar-besaran salah satunya menyangkut infrastruktur dan internet,” imbuhnya. (wid)