Uji KIR Dishub Kota Magelang Lampui Target PAD, Simak Tipsnya…

CAPAI TARGET. Meski kondisi ekonomi merosot karena pandemi dan diterapkan PPKM, uji KIR di Dishub Kota Magelang justru lebih awal mampu mencapai target pendapatan asli daerah. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
CAPAI TARGET. Meski kondisi ekonomi merosot karena pandemi dan diterapkan PPKM, uji KIR di Dishub Kota Magelang justru lebih awal mampu mencapai target pendapatan asli daerah. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dicapai dari sektor uji kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang mengalami peningkatan. Bahkan, hingga September 2021 realisasi PAD hasil uji KIR sudah mencapai 109 persen.

Kepala Dishub Kota Magelang, Chandra Wijatmiko Ady mengatakan, banyaknya realisasi uji KIR di masa pandemi Covid-19 ini seiring bertambahnya kendaraan yang menumpang uji KIR di Kota Magelang.

“Sebagian besar justru kendaraan luar daerah yang numpang uji KIR di kantor kami. Ini yang membuat target tahun 2021 sudah tercapai sejak September kemarin,” kata Chandra, kepada wartawan, Jumat (8/10).

Pengaruh lainnya, kata Chandra, karena angkutan barang masih beraktivitas normal seperti biasa selama masa PPKM. Walaupun ada penurunan dari kalangan angkutan penumpang, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan.

“Ada penurunan angkutan umum penumpang (angkot) tapi tidak terlalu besar, sehingga target kami bisa tercapai di quartal ketiga tahun ini,” ucapnya.

Chandra menambahkan, berdasarkan data, tercatat bahwa dari target PAD 2021 uji KIR di Kota Magelang yakni Rp309.217.000, sudah melampaui target per September 2021 mencapai Rp335.775.000.

“Bulan Januari 2021 menjadi yang terbanyak dibanding 9 bulan lain karena mendapatkan Rp61.352.000. Sedangkan bulan lainnya, berkisar antara Rp30 juta hingga Rp60 juta, kecuali April dan Mei, karena mungkin bersamaan dengan Lebaran,” ucapnya.

Meski PAD Uji KIR sudah melampaui target, pihaknya tidak akan mengendurkan pelayanan. Dia bahkan akan terus mengejar sisa quartal terakhir di tahun 2021 ini untuk menambah PAD untuk disetorkan ke kas daerah.

“Yang akan kami kejar adalah kendaraan-kendaraan luar daerah supaya bisa uji KIR di sini. Caranya dengan tetap mengedepankan layanan prima uji KIR,” pungkasnya. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Catat! PKK Kota Magelang Canangkan Bebas Kanker Serviks