Tujuh Atlet Disabilitas Wonosobo Ikuti Pemusatan Latihan Daerah

Sebanyak tujuh atlet disabilitas asal Kabupaten Wonosobo dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan daerah.
ATLET. Sebanyak tujuh atlet disabilitas asal Kabupaten Wonosobo dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan daerah.

MAGELANGEKSPRES.WONOSOBO– Sebanyak tujuh atlet disabilitas asal Kabupaten Wonosobo dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan daerah. Pemanggilan tersebut menyusul raihan prestasi yang diperoleh selama mengikuti even –event yang digelar provinsi pada tahun 2019 serta hasil seleksi yang dilakukan NPCI Jawa Tengah pada minggu lalu.
“Ada tujuh atlet NPCI asal Wonosobo yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan di daerah,” ungkap Ketua NPCI Kabupaten Wonosobo, IG Agustianto kemarin.
Menurutnya hal tersebut merujuk pada Surat Keputusan Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah nomor 07.Skep/NPCI-JTG/IV/2021 tentang penunjukan atlet, pelatih, asisten pelatih dan tim kesehatan dalam Pemusatan Latihan Daerah (PELATDA) NPCI Provinsi Jawa Tengah, tujuh atlet disabilitas Kabupaten Wonosobo turut dipanggil dalam Pelatda tersebut.

Baca juga
Lama Tak Ada PTM, Pelajar SMP di Pedesaan, Wonosobo Pilih jadi Kernet Truk

Adapun tujuh atlet Kabupaten Wonosobo yang dipanggil adalah Sumiarti cabor panahan kelas Recurve Standing (disabilitas fisik); Husni Khafifah atlet cabor atletik kelas F+54 (disabilitas sensorik rungu wicara); Istangin atlet cabor bulu tangkis kelas SL 3 (disabilitas fisik); Narimah atlet cabor bulu tangkis kelas SL 3 (disabilitas fisik); Triyono atlet cabor bulu tangkis kelas SL 4 (disabilitas fisik); Dinar Sufi Pramesti atlet cabor renang kelas S 15 (disabilitas sensorik rungu wicara) dan F. Pantjasilaistiono atlet cabor tenis meja kelas TT 8 (disabilitas fisik).
Pemanggilan pemusatan latihan atlet tersebut didasarkan pada raihan prestasi baik dalam mengikuti event-event yang digelar diantaranya Kejuaraan Provinsi tahun 2019 dan Seleksi Daerah NPCI Jawa Tengah yang baru saja dilaksanakan dua minggu yang lalu. Pelatda dilakukan sebagai langkah persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XVI Papua Tahun 2021.
“Pemanggilan itu didasarkan pada raihan prestasi tahun 2019 silam serta even-event atau kejuaraan yang pernah digelar di tingkat daerah atau provinsi,” katanya.
Dengan dipanggilnya atlet disabilitas Kabupaten Wonosobo dalam Pelatda Provinsi Jateng menjadi salah satu indikator baik Kabupaten Wonosobo dalam mengembangkan keolahragaan disabilitas. Harapannya keolahragaan disabilitas di Kabupaten Wonosobo terus maju dengan mencetak atlet-atlet yang berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Wonosobo. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Sempat Ditolak Warga, Pembongkaran Median Jalan di Pertigaan Pasar Berlanjut