Tragis! Hanyut di Sungai, Bocah 10 tahun Ditemukan Tewas

Seorang bocah ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Kali Songgluwang, anak Sungai Serayu kemarin
HANYUT. Seorang bocah ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Kali Songgluwang, anak Sungai Serayu kemarin

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Seorang bocah ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Kali Songgluwang, anak Sungai Serayu kemarin. Korban diduga terseret arus saat bermain di sungai bersama sejumlah teman sepermainan. Korban terbawa arus sungai sejauh 2 km.

Korban berinisial MS, 10 tahun, asal Desa Kalimendong Kecamatan Leksono. Diduga korban terbawa arus air Sungai Songgoluwang pada pukul 12.00 WIB. Dan, baru ditemukan pada pukul 13.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Korban masih anak-anak, diduga terseret arus air saat bermain di Kali Songgoluwang Leksono. Korban ditemukan oleh warga setempat, setelah dilakukan proses pencarian bersama,” ungkap Kepala BPBD Wonosobo, Bambang Triyono, kemarin.

Menurutnya, setelah ditemukan korban kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tim inafis polres dan tenaga medis tidak ditemukan unsur kekerasan dalam kasus tersebut.

“Sudah dilakukan pemeriksaan oleh medis dan juga tim inafis. Itu  murni kecelakaan. Korban memang hanyut dan nyawanya tidak tertolong,” ucapnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk menghindari titik rawan longsor, banjir dan tenggelam, selama musim penghujan tahun ini, sebab situasi sudah diprediksikan. Titik tersebut diantaranya sungai, tebing, dan laut.

“Untuk sementara hindari lokasi rawan longsor, dan banjir, seperti sungai, sebab debitnya susah diprediksi, bisa tiba tiba muncul banjir bandang,” katanya.

Sementara itu, Pusdalop BPBD Wonosobo, Sabarno Mondleng mengatakan bahwa proses pencarian terhadap korban dilakukan oleh masyarakat dibantu sejumlah aparat. Korban berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban bermain di sungai bersama sejumlah temannya usai pulang sekolah pada pukul 10.30 WIB. Namun nahas, saat bermain korban terseret arus sungai tiba-tiba menjadi besar dan deras.

Artikel Menarik Lainnya :  Oleh-oleh Pak Menag Buat Warga Tanah Air, Gubernur Makkah Komitmen Layani Jamaah Indonesia

“Setelah pulang belajar dari sekolah sekitar pukul 10.30 WIB korban main dengan teman-temannya. Dan tiba tiba korban dikabarkan oleh warga tenggelam dan hanyut pada pukul 12.00. Kemudian dilakukan pencarian oleh Warga sekitar dan ditemukan oleh warga pukul 13.00 di Kedung Watulawang Sungai Sanggaluwang dan hanyut sekitar 2 kilometer dari lokasi awal hanyut,”  katanya.

Tim BPBD Wonosobo melakukan pengerahan bantuan unit ambulance untuk melakukan evakuasi tubuh korban ke puskesmas. Kemudian jasad korban diserahkan kepada orang tua untuk selanjutnya dimakamkan.(gus)