TMMD Reguler Wonosobo ke-110 Songsong Kesejahteraan Rakyat

TMMD Reguler Wonosobo ke-110 Songsong Kesejahteraan Rakyat

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat beserta rombongan melaksanakan peninjauan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke 110 kemarin (10/2). TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Gemblengan, Kecamatan Garung itu telah dipersiapkan dengan peningkatan sarana dan prasarana. Beberapa titik yang ditinjau di antaranya pengerasan jalan, pembuatan jembatan, pembuatan Poskamling serta kegiatan non-fisik lainya.

“TMMD ini untuk menyongsong kesejahteraan bagi kehidupan masyarakat. TMMD ini diselenggarakan dengan kegiatan meliputi sasaran fisik maupun non fisik, sebagai salah satu wujud bakti TNI dengan segenap komponen bangsa lainnya secara terpadu dan berkesinambungan, dalam upaya akselerasi pembangunan di daerah,” tutur Dandim.

Baca Juga
AUM di Muntilan Dilatih Penanggulangan Kebakaran

Pelaksanaan TTMD ke 110 tersebut diagendakan berlangsung selama 30 hari, yakni dimulai pada tanggal 2 Maret hingga 31 Maret 2020 mendatang. Dijelaskan Dandim, peninjauan tersebut untuk memastikan pelaksanaan TMMD Reguler ke 110 di Desa Gemblengan berjalan dengan lancar serta dapat sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Dandim juga menemui segenap perangkat desa dan masyarakat Desa Gemblengan. Bahkan Kepala Desa Gemblengan Sutrimo menyebut masyarakat secara menyambut positif.

Agenda lainnya juga telah dilaksanakan sosialisasi pelaksanaan TMMD Reguler ke 110 yang dipimpin Pasi Ter Kodim Kapten Inf Iwan Nafarin, Camat Garung Drs Subiantoro, Kades Gemblengan dan kades Lengkong beserta perangkat di balai desa.

“Para warga Gemblengan mengaku senang dengan kehadiran TNI di tengah masyarakat dan merasa simpatik akan respon TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat yang selama ini belum dilaksanakan sebelumnya,” tutur Sutrimo.

Dalam sosialisasi juga disampaikan izin penggunaan lahan untuk pembukaan sarpras seperti jalan yang melewati lahan milik warga. Pembukaan jalan tersebut juga diharapkan bisa mempermudah akses menuju lahan pertanian selain meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat. (win)

Artikel Menarik Lainnya :  Imbas Covid-19, Pendapatan Daerah Wonosobo Diestimasikan Turun Rp15 Miliar