Tim Medis Balkesmas Magelang Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua di Pasar Gotong Royong

Tim Medis Balkesmas Magelang Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua di Pasar Gotong Royong

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG -Delapan tenaga medis Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Magelang melakukan vaksinasi dosis kedua kepada pedagang dan juru parkir di pasar Gotong Royong Kota Magelang, Senin(22/3). Pemberian vaksin diberikan kepada 53 orang. Pemberian vaksin dosis kedua ini diberikan kepada penerima vaksin yang telah menerima vaksin dosis pertama setelah 2 minggu. Untuk pemberian vaksin dosis pertama ada 64 orang yang mendapatkan, 11 diantaranya lansia yang kembali divaksin setelah 4 minggu atau 28 hari setelah vaksin pertama. “Karena yang 11 orang usianya lebih dari 59 tahun maka menunggu setelah 4 minggu baru divaksin dosis 2, yang akan dilaksanakan di Kantor Balkesmas Wilayah Magelang,”kata dr Cahyaning Tias, selaku tim medis dari Balkesmas Wilayah Magelang.
Selain tim dari Balkesmas Wilayah Magelang, juga dibantu tim medis dari RS Lestari Raharja dan Puskesmas Magelang Selatan yang mendukung sarana P3K. “Ada 4 tahapan yang dilakukan saat vaksin yaitu regrestrasi, skrining sederhana, suntik dan observasi selama 30 menit untuk memantau KIPI (kejadian yang terjadi setelah suntik vaksin). “Alhamdulilah tidak ditemui kejadian KIPI, hanya nyeri usai divaksin tidak membahayakan,”ungkapnya.
Tim medis tidak menemui kendala dalam melakukan vaksin, hanya ada yang merasa takut namun tetap mau di vaksin. Selain itu kendala lain, para pedagang datangnya kesiangan karena harus berjualan terlebih dulu. “Pedagang dan juru parkir yang di vasin mereka yang di data dari Dinas Kesehatan setempat, jadi hanya sebagian saja yang lain sebenarnya ingin mendapatkan tapi karena keterbatasan vaksin jadi hanya sebagian,” tambahnya.
Salah satu pedagang di pasar Gotong Royong yang melakukan vaksin, Siti Eelina (48) mengaku tidak ragu untuk melakukan vaksin. “Setelah vaksin alhamdulilah tidak terjadi reaksi apa-apa. Kami berharap dengan divaksin bisa terhindar dari Covid-19,”tandasnya. (hen)

Artikel Menarik Lainnya :  Cegah Klaster Sekolah, DPRD Kota Magelang Minta PTM Dievaluasi