Tiga Orang yang Diamankan di Perbatasan Jateng-DIJ Batal Nyuri di Sukoharjo

PENYEKATAN. Kegiatan penyekatan Ops Ketupat Candi 2020 Polres Magelang di Pos Salam, Polres Magelang amankan tiga orang terduga pelaku kejahatan.
PENYEKATAN. Kegiatan penyekatan Ops Ketupat Candi 2020 Polres Magelang di Pos Salam, Polres Magelang amankan tiga orang terduga pelaku kejahatan.

MAGELANGEKSPRES.COM,MUNGKID – Tiga orang yang diamankan di perbatasan Jawa Tengah – DIJ pada Selasa (12/5) pagi, setelah dintograsi mengakui niatan jahatnya. Mereka baru saja pulang dari Sukoharjo dan akan pulang ke Magelang.

Mereka adalah DM warga Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. AW warga Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang. Dan AK warga Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang.

Diakui mereka pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB akan melakukan perbuatan pencurian di toko beras di wilayah Sukoharjo. Tetapi pada saat itu situasi di sekitar TKP masih ramai orang. Sehingga tidak jadi melakukan perbuatan pencurian. Akhirnya diputuskan kembali ke tanah mukim.

“Mereka mau kembali ke Magelang,” kata Kabag Humas Polres Magelang AKP Tugimin.

Pada saat kegiatan penyekatan Ops Ketupat Candi 2020 Polres Magelang mereka diamankan karena ada kejanggalan. Penangkapannya, di Pos Pam Salam dilaksanakan kegiatan penyekatan secara selektif bagi pemudik yang masuk ke wilayah Magelang dari arah DIJ.

Pada saat itu petugas menghentikan mobil R4 jenis Xenia merk Dahaitsu dengan No.Pol AA 9188 ZB. Mobil berhenti dan akan dilakukan cek suhu badan kepada penumpang yang kondisi tidak memakai masker. Pada saat ditanya identitas wajah sopir terlihat gugup.

Baca Juga
Temui Anaknya di Kota Magelang, Warga Kanada Langsung Diisolasi

“Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dalam mobil dan didapat ada karung yang berisikan 2 buah linggis, 1 buah obeng, 1 buah tang ukuran besar dan plat nomor 2 (dua) pasang dengan No Pol R 9081 PD dan No pol AD 8472 FM,” jelasnya.

Selanjutnya ke tiga orang tersebut langsung di amankan beserta barang bukti ke Pospam OKC Salam Polres Magelang. Kemudian diserahkan ke Sat Reskrim Polres Magelang guna pengembangan penyelidikan selanjutnya.

Sedangkan untuk terduga pelaku DM mengakui bahwa pada bulan Maret 2020 pernah melakukan perbuatan pencurian dengan modus potong gembok di wilayah Bogor Jawa Barat dengan hasil barang barang elektronik. Pada tahun 2018 pernah melakukan perbuatan pencurian toko pakaian dengan modus yang sama di wilayah Kudus Jawa Tengah. Berhubung ketiga pelaku tidak mengakui pernah melakukan perbuatan pidana di wilayah Magelang mereka diserahkan ke daerah lain.

“Selanjutnya ketiga terduga pelaku di serahkan ke Resmob Polres Kudus untuk dilakukan Proses Hukum di Polres Kudus dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP / B / 26 / II / 2018 / Jateng / Res Kudus tanggal 22 Pebruari 2018 tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana,” terang AKP Tugimin.(cha)