Tersingkir dari Posisi Pimpinan Komisi, Gerindra Sebut Tak Harmonis

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM– Tersingkirnya Fraksi Partai Gerindra dari posisi pimpinan komisi, pada komposisi AKD yang baru, diduga karena ada ketidakharmonisan antara fraksi.
“Kami sudah tahu komposisinya, jadi tidak penting hadir di paripurna AKD itu,” ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra, H Soleh, kemarin.
Menurutnya, hilangnya posisi anggota Fraksi Partai Gerindra merupakan hal lumrah dalam politik, namun itu bukan keinginan fraksi Gerindra.
“Ya kami anggap itu lumrah, tapi itu menunjukkan tidak harmonis,” ucapnya.
Pihaknya mengaku bahwa sebelum sidang paripurna terkait AKD, sudah ada pertemuan sejumlah pimpinan partai dan juga fraksi.
“Kami sudah tahu, arahnya kesana, tapi kita punya sikap sendiri,” tandasnya.
Berkaitan dengan komunikasi politik dengan fraksi lain, mantan kades Gondang Watumalang itu menegaskan tidak ada masalah.
“Komunikasi dengan fraksi lain tidak ada masalah, tapi mungkin ada memang sedikit singgungan dengan partai penguasa,” katanya.
Posisi pimpinan komisi bagi fraksi gerindra sejatinya dianggap penting karena menentukan dalam setiap pengambilan keputusan.
“Sebenarnya posisi pimpinan komisi penting, karena menentukan setiap keputusan, tapi kita juga harus punya sikap. Kita lihat saja nanti seperti apa,” pungkasnya. (gus)