Terjaring Razia, Puluhan Pemandu Lagu di Purworejo ‘Diboyong’ Satpol PP

PEMBINAAN. Puluhan pemandu lagu dan juga pemilik tempat karaoke saat diberikan pembinaan oleh Satpol PP. (Foto lukman khakim)
PEMBINAAN. Puluhan pemandu lagu dan juga pemilik tempat karaoke saat diberikan pembinaan oleh Satpol PP. (Foto lukman khakim)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Usai dihebohkan dengan pemberitaan viralnya video Ladies Club (LC) berseragam SMA, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purworejo menggelar razia ke sejumlah tempat karaoke di Purworejo, Minggu (10/1) malam hingga dini hari. Dalam operasi tersebut, Satpol PP tidak hanya menciduk LC atau pemandu lagu saja, namun juga sejumlah pemilik tempat karaoke.

Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo, Haryono, menjelaskan dalam razia tersebut pihaknya berhasil menjaring 30 orang pemandu karaoke dan 5 orang pemilik tempat hiburan malam. Mereka kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.

“Termasuk yang kami datangi semalem adalah tempat karaoke RR yang menjadi lokasi pose LC berseragam mirip seragam SMA. Tapi saat kami datangi kondisinya tutup,” katanya.

Haryono menambahkan kegiatan dilakukan dimulai dengan melakukan operasi di sejumlah tempat hiburan malam di antaranya di karaoke Rimba Raya, dilanjutkan ke Karaoke Queen, Litta Hong, Litta Cafe, Sintya Music dan Sunda Kelapa. Kegiatan operasi dimulai pukul 22.00 – 03.00 wib di wilayah Kabupaten Purworejo dengan menerjunkan 16 personil.

“Pemandu Lagu yang berada di tempat karaoke kami lakukan pendataan dan kami bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan berkenaan dengan regulasi terkait serta para pemandu lagu membuat surat pernyataan,” katanya.

Pihaknya mengimbau agar dalam layani tamu pemandu lagu berpakian sopan dan santun serta dalam komunikasi. Di saat masa pandemi tetap ke depankan prokes, dan bagi yang belum vaksin untuk segera vaksin.

“Dilarang mengkonsumsi miras dan mabuk-mabukan. Kepada pengelola diminta untuk patuhi aturan yang ada dan menjaga kondusifitas wilayah. Tidak mengeksploitasi dan mempekerjakan anak-anak di bawah umur,” katanya.

Mantan Camat Kaligesing ini juga berharap kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Purworejo.

Artikel Menarik Lainnya :  Terjadi Lagi! Kini Giliran Nama Direktur Perumda GHM Purworejo Dicatut Penipu

“Kepada masyarakat diminta untuk melaporkan pada kesempatan pertama apabila menjumpai dan adanya informasi yg meresahkan kepada Satpol PP dan Damkar,” katanya. (luk)