Tenggelam di Sungai Bogowonto, Korban Ditemukan 15 Kilometer Tersangkut Pancing

EVAKUASI. Korban laka air di Sungai Bogowonto saat dievakuasi oleh tim PMI usai ditemukan. (foto: lukman hakim/purworejo ekspres)
EVAKUASI. Korban laka air di Sungai Bogowonto saat dievakuasi oleh tim PMI usai ditemukan. (foto: lukman hakim/purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Peristiwa tenggelamnya Aiman Ali Syahban, warga Plaosan Baledono Purworejo saat bermain air di aliran sungai Bogowonto berakhir dengan diketemukannya jasad korban pada malam akhir pekan lalu.

Bocah sebelas tahun itu ditemukan oleh seorang pemancing lantaran jasadnya tersangkut kail pancing.

Kasi Kedaruratan BPBD Iman Tjiptadi saat dimintai konfirmasi, Minggu (8/5) menjelaskan bocah kelas 6 SD tersebut Jumat, (6/5) pukul 15.30 WIB terpeleset dan tenggelam saat bermain bersama 3 orang temannya di pinggiran Sungai Bogowonto.

Korban ditemukan di aliran Sungai Bogowonto yang masuk Kecamatan Purwodadi pada Sabtu 7 Mei 2022 pada pukul 18.15 WIB. Lokasi ditemukannya korban berjarak kurang lebih 15 Km dari tempat hilangnya korban. Sebelum tenggelam korban sempat merekam video ajakan kepada teman-temannya untuk berenang ke sungai Bogowonto.

“Ditemukan oleh anak yang sedang memancing, korban tersangkut kail,” katanya.

Lokasi hilangnya bocah tersebut berada di wilayah Kelurahan Baledono Plaosan Kecamatan  Purworejo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Korban kemudian dievakuasi masyarakat di musala Desa Ketangi, Kecamatan Purwodadi.

“Kemudian korban dibawa ambulans PMI ke RSU dr. Tjtrowardojo untuk kebutuhan visum dan identifikasi,” katanya.

Iman menjelaskan, saat tenggelam korban sempat terlihat meminta tolong hingga tiga kali kepada teman-temannya. Korban hingga jarak kurang lebih 100 meter ke arah selatan masih terlihat, namun saat warga lain mencoba menolong, korban sudah tidak terlihat lagi dan hilang.

“Kendalanya dalam melakukan pencarian adalah debit air sungai naik dan visibilty air sungai tidak memungkinkan, relawan juga mendirikan posko dan pantauan di sekitaran Bendung Boro,” katanya. (luk)