Temukan Cacing Hati di Hewan Kurban, Disperpa Kota Magelang dan Mahasiswa Untidar Pantau Pemotongan Hewan Kurban

PERIKSA DAGING. Petugas Disperpa Kota Magelang bersama mahasiswa Untidar  memantau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kota Magelang,
PERIKSA DAGING. Petugas Disperpa Kota Magelang bersama mahasiswa Untidar  memantau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kota Magelang,

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH-Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang (Disperpa) dibantu 22 mahasiswa Universitas Tidar Prodi Peternakan memantau pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kota Magelang. Dalam suasana pandemi Covid 19, sebagian besar masyarakat yang melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban melaksanakan protokol kesehatan Covid 19, dengan memakai masker physical distancing dan sarana cuci tangan pakai sabun disediakan oleh panitia pelaksana penyembelihan hewan kurban.

Dari 17 kelurahan pelaksanaan pemotongan hewan kurban ada yang dilaksanakan Jumat (31/7)  dan  Sabtu (1/9). “Hasil pantauan berjalan baik dengan rata-rata hewan sehat. Untuk pemeriksaan post mortem masih ditemukan cacing hati. Kemudian yang diperiksa kedapatan ada cacing hati akan diafkir,” tutur drh Heru Trisusila, Jumat (31/7).

Sebanyak 22 mahasiswa Untidar Prodi Peternakan Untidar diterjunkan untuk mengawasi membantu petugas Disperpa untuk mengawasi hewan kurban. “Alhamdulillah, tahun ini berkesempatan untuk bergabung dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota untuk melaksanakan pengawasan hewan kurban. Semoga kegiatan kerjasama ini bisa berlangsung rutin setiap tahunnya. Semoga tahun depan sudah hilang wabah Coronanya sehingga Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar bisa menerjunkan mahasiswa lebih banyak,”ujar Nur Hudayah SPt MSi, staf dosen Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian, Untidar.

Baca Juga
Gelombang 2 Covid-19 di Purworejo Terus Bertambah, Total Positif 176 Orang

Menurut Nur, dengan terjun lansung, mahasiswa mengetahui belajar langsung dari kondisi riil di lapangan terkait syarat penyembelihan dan berbagai permasalahan hewan kurban yang ada di lapang. “Selain itu kegiatan ini merupakan sarana kami selaku akademisi bidang peternakan dalam implementasi pengabdian di masyarakat. Semoga kerjasama ini tetap berlangsung dalam rangka menunjang peningkatan program akademik dan komitmen peningkatan mutu masing-masing institusi dalam pelayanan kepada masyarakat,”imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Hujan Lebat di Kawasan Gunung Merapi,  Satu Truk Terseret Banjir Lahar Dingin, Sopirnya Belum Diketahui Keberadaannya

Saat kegiatan mahasiswa juga memberikan booklet dan leaflet terkait panduan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan penanganan daging kurban kepada takmir masjid setempat. (hen)