Temanggung Sudah Kondusif, Bupati Khadziq Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Muhammad Al Khadziq
Muhammad Al Khadziq

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M Al Khadziq meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita atau isu yang terkait dengan kejadian bentrok antara organisasi masyarakat (ormas) pada Jumat (22/11) malam lalu. Pasalnya kedua ormas sudah sepakat untuk damai pasca kejadian itu.

“Jangan ikut menyebarkan berita-berita hoaks dan juga tidak terprovokasi berita-berita hoaks karena media sosial sekarang ini sangat mudah sekali menyulut provokasi di masyarakat,” imbau Bupati, Selasa (26/11).

Bahkan orang nomor satu di Temanggung ini sangat mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Temanggung untuk terus menjalin tali persatuan dan persaudaraan.

“Mari kita jalin persatuan dan persaudaraan di antara kita semua agar Temanggung ini tetap menjadi kabupaten yang tentrem-marem-gandem. Kalau ada masalah mohon diselesaikan dengan cara Temanggung, yakni dengan cara paseduluran. Podo dirembug, jangan sedikit-sedikit masalah diselesaikan dengan yang tidak kita inginkan,” ajak Bupati.

Baca Juga
Korban Keracunan Massal di Ponpes Miftahu Rosyidin Temanggung Bertambah, 71 Orang Dirawat di RS

Bupati memastikan, saat ini kondisi Temanggung sudah kembali seperti sediakala aman dan kondusif, sehingga masyarakat tidak perlu cemas dan takut ketika akan melakukan aktivitas sehari-hari.

“Sudah sangat aman dan kondusif pasca bentrok antarorganisasi kemasyarakatan beberapa hari yang lalu. Kondisi saat ini seperti tidak pernah terjadi masalah apa pun. Masyarakat yang kemarin saling bersitegang itu sekarang sudah terjadi perdamaian,” katanya.

Ia mengatakan, pasca terjadi tawuran antara organisasi masyarakat Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan Lindu Aji, perwakilan dari masing-masingnya sudah dikumpulkan dan oleh Kapolres Temanggung, ditindaklanjuti membuat perjanjian tertulis.

“Sudah langsung ditindaklanjuti, sudah tidak ada lagi permasalahan di antara kedua ormas, mereka sudah berdamai dan menandatangani kesepakatan damai,” terangnya.

Baca Juga
Tim Resmob Polres Magelang Amankan Botoh Pilkades, Sita Uang Rp19 Juta

Bahkan Kapolda Jateng Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel juga datang dan mengumpulkan mereka dan sudah terjadi kesepahaman, kesepakatan di antara masyarakat untuk berdamai dan tidak akan terjadi hal-hal seperti itu lagi.

“Kapolda juga sudah datang langsung untuk melakukan pertemuan dengan kedua ormas ini, dan kesepakatan dan kesepahaman perdamaian juga sudah ditandatangani,” terangnya.

Sebagaimana diwartakan koran ini sebelumnya, tawuran antara GPK dan Lindu Aji ini terjadi di Jalan Jendral Sudirman atau di tengah-tengah kota Temanggung pada Jumat (22/11) malam. Kemudian pada Sabtu (23/11) di Mapolres Temanggung sudah dilakukakn mediasi di antara kedua belah pihak. Dari mediasi itu juga sudah disepakati perdamaian di antara keduanya. (set)