Temanggung Berpotensi Budi Daya Bawang Merah

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang merupakan kawasan pegunungan selain cocok untuk pengembangan bawang putih juga bagus untuk budi daya tanaman bawang merah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto di Temanggung, Jumat, mengatakan bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung.

“Bawang merah yang dikembangkan di dataran tinggi ini, ketersediaannya paling tidak dapat mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Temanggung.

Ia menuturkan harga bawang merah cabut sangat berfluktuasi, antara Rp8.000 sampai Rp25.000 per kilogram.

Joko menyebutkan tanaman bawang merah di Kabupaten Temanggung tahun 2020 mencapai 1.320 hektare, Kledung merupakan salah satu kecamatan sentra bawang merah di Kabupaten Temanggung dengan luas tanam tahun 2020 mencapai 439 hektare dengan produktivitas mencapai 5-8 ton per hektare.

Selain Kledung, katanya, beberapa kecamatan lain seperti Tlogomulyo dan Tretep juga merupakan potensi untuk penanaman bawang merah.

Ia menyampaikan tanaman bawang merah merupakan tanaman berumur pendek dengan umur panen 60-75 hari, varitas yang ditanam pada pada umumnya varietas karet dan batu hijau yang merupakan varietas bawang merah dataran tinggi.

Saat ini telah dikembangkan tanaman bawang merah di luar musim dengan irigasi tetes dan stringkel sehingga bisa tanam tiga sampai empat kali setahun.

Menurut dia, bawang merah Temanggung sangat disukai konsumen karena aroma dan keawetannya dan juga umbinya lebih besar dari bawang merah dataran rendah. (fid/ant)

Artikel Menarik Lainnya :  Kasihan Petani! Puncak Panen, Harga Tembakau di Temanggung Masih Rendah