Telaga Warna Kembali Dibuka, Siapkan Kartu Vaksin Kalau Ingin Masuk!

PROKES. Objek wisata Telaga Warna dan Telaga Pengilon dibuka, pengunjung wajib patuhi prokes dan memiliki kartu vaksin.
PROKES. Objek wisata Telaga Warna dan Telaga Pengilon dibuka, pengunjung wajib patuhi prokes dan memiliki kartu vaksin.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Objek wisata Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang lama ditutup karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), mulai dibuka kembali. Namun jumlah pengunjung didibatasi, wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes) serta mengantongi kartu vaksin.

Pengelola Telaga Warna – Telaga Pengilon, Agus Purnomo saat ditemui di kawasan Dieng, Senin (27/9) mengaku gembira pada akhirnya wisatawan diperbolehkan masuk ke objek wisata meski harus dengan sejumlah persyaratan untuk pencegahan penularan covid-19.

“Selama lebih dari dua pekan ini pengunjung sudah cukup banyak, kisaran 100 sampai 200 orang per hari. Terlebih pada Sabtu dan Minggu, bisa mencapai seribu orang,” ungkap Agus.

Pihak pengelola kawasan wisata Telaga Warna – Pengilon, diakui Agus juga sangat bersyukur para wisatawan menyadari sejumlah persyaratan untuk masuk ke dalam lokasi wisata, sehingga tidak ada komplain maupun keberatan.

Sebagaimana dipersyaratkan oleh pemerintah dalam Instruksi Bupati Wonosobo Nomor 1476 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, seluruh pengunjung Obwis Telaga Warna-Pengilon untuk menjalani proses screening di pintu masuk. Selain cek suhu tubuh dengan thermogun, setiap pengunjung juga wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi atau menunjukkan aplikasi peduli lindungi demi memastikan bahwa mereka tidak dalam kondisi terpapar virus corona.

“Protokol kesehatan wajib diberlakukan dan menunjukkan kartu vaksin,” katanya.

Pihak pengelola juga mewajibkan agar mereka mengenakan masker penutup wajah, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebagai upaya sterilisasi kawasan obyek wisata. Rata-rata pengunjung menurutnya bahkan telah menyediakan sendiri bekal hand sanitizer sehingga selama di dalam lokasi wisata mereka tetap dapat mensterilkan tangannya.

Selain menggembirakan pengelola objek wisata, dibukanya kawasan Dieng untuk kunjungan para wisatawan juga mendapat sambutan positif dari para pelaku wisata, seperti pedagang dan pemandu wisata. Pedagang yang biasa menjual makanan dan minuman di kawasan telaga warna mulai menggeliat karena adanya wisatawan yang berkunjung ke Dieng.

Artikel Menarik Lainnya :  Data Bermasalah, 42 Ribu Peserta Bebas Iuran BPJS Wonosobo Dinonaktifkan

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Agus Wibowo dalam keterangan persnya belum lama ini, mengakui sejumlah destinasi wisata di Wonosobo  memang telah diijinkan untuk buka. Namun para pengelola objek wisata juga benar-benar menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung secara ketat.

“Tetap patuhi batas maksimal jumlah pengunjung, maksimal 25 % dari kapasitas maksimal. Kemudian jangan karena euforia lantas pengunjung berlebihan atau tidak patuh terkait pembatasan jarak sehingga justru dapat menimbulkan kerumunan dan potensi penularan baru,” tegas Agus.

Terkait hal itu, pihaknya telah melakukan sejumlah simulasi secara langsung serta  merilis video simulasi penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata. (gus)