Taman Kyai Langgeng Disulap Jadi Wisata Vaksin

WISATA VAKSIN. TKL Kota Magelang dibuka untuk vaksinasi massal warga setempat dengan target 1.000 orang tiap harinya. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
WISATA VAKSIN. TKL Kota Magelang dibuka untuk vaksinasi massal warga setempat dengan target 1.000 orang tiap harinya. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COMPemkot Magelang punya strategi yang unik untuk mempercepat vaksinasi Covid-19. Cara tersebut diwujudkan dengan program “Wisata Vaksinasi” di Perusahaan Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL).

Tempat wisata itu dialihfungsikan untuk vaksinasi warga dari 8 kelurahan di Kota Magelang. Targetnya, sekitar 1.000 orang divaksin di TKL tiap harinya.

Delapan kelurahan meliputi Kelurahan Tidar Utara, Tidar Selatan, Rejowinangun Selatan, dan Margersari. Kemudian, warga dari Kelurahan Kemirirejo, Cacaban, Jurangombo Utara, dan Jurangombo Selatan.

Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, wisata vaksin ini diadakan untuk menggugah kesadaran warga guna mendukung upaya percepatan vaksinasi. Sejauh ini, vaksinasi hanya digelar di rumah sakit dan puskesmas. Padahal, ia ingin agar vaksin tidak distigmakan hal yang menakutkan, tapi sebaliknya, vaksinasi adalah proses yang sangat menyenangkan.

“Iya betul (wisata vaksin). Vaksin selama ini di rumah sakit, di puskesmas. Nah kita ajak ke Kyai Langgeng untuk wisata. Vaksin pun bisa di sebuah wahana rekreasi,” kata Aziz kepada wartawan di Taman Kyai Langgeng, Minggu (15/8).

Aksi ini, kata Aziz, merupakan sebuah inovasi menghindari kerumunan selama proses vaksinasi. Selain TKL, Pemkot Magelang juga membuka dua gerai vaksinasi di Gedung Kyai Sepanjang dan Gedung Wanita. Target ketiga tempat ini melaksanakan vaksinasi 2.000 orang per hari.

“Ya kita inovasi saja biar juga tidak terjadi kerumunan. Hari ini targetnya 2.000 orang, jadi kita pecah 3 lokasi. Di Kyai Langgeng 1.000, Kyai Sepanjang 500, dan Gedung Wanita 500,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng, Arif Taat Ujiyanto mengatakan, wisata vaksin untuk mengubah stigma menakutkan. Diharapkan dengan wisata vaksin maka mampu mengubah ketegangan menjadi kenyamanan.

Artikel Menarik Lainnya :  SMK Citra Medika Terpilih Jadi Sekolah Pusat Keunggulan

“Kalau vaksin di tempat biasa mungkin bagi beberapa-beberapa orang yang takut disuntik dan seterusnya. Dengan di tempat wisata peserta vaksinasi bisa sambil menikmati pemandangan, melihat alam, air mancur, pepohonan, hewan-hewan sehingga lebih rileks,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan, pelaksanaan vaksin ini secara berjalan lancar. Warga juga antusias mengikuti vaksinasi di tempat wisata. Terlebih Taman Kyai Langgeng memiliki lahan yang cukup luas sehingga bisa menghindari terjadinya kerumunan.

“Luas di sini 27 hektare. Kalau sambil menunggu semisal terjadi kerumunan bisa dipecah, jadi bisa lebih leluasa,” imbu Arif Taat.

Ia menjelaskan, pada vaksin di TKL ini akan digelar hingga dua dosis kepada warga.

“Wisata vaksin baru pertama, nanti untuk vaksin kedua di sini lagi karena memang sarana prasarananya disini sangat mendukung,” paparnya.

Selama proses vaksinasi, TKL ditutup untuk umum. Selama PPKM level 4, tempat wisata terbesar di Kota Magelang itu memang ditutup, sebagai penerapan aturan dari pemerintah daerah. (wid)