Tak Hanya Tabebuya, Pemkot Tanam Jacaranda

0
255
tanam tabebuya
TANAM POHON. Jajaran Pemkot Magelang dan warga bersama-sama menanam pohon tabebuya di sejumlah ruas dan taman, belum lama ini.

MAGELANG SELATAN – Jacaranda mimosifolia atau yang akrab disebut jagaranda adalah tanaman dari Amerika Selatan yang bentuknya menyerupai trompet. Bunganya berwarna ungu. Di Kota Magelang, pohon itu ditanam di jalan protokol.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Otros Trianto mengatakan, tanaman itu ditanam di Kota Magelang sejak setahun lalu.  Jacaranda sudah ditanami di ruas Jalan Pahlawan, Kota Magelang.

”Jacaranda tidak ditanam dari bibit. Pohonnya sudah agak besar, sekitar 2,5 meter,” katanya, kemarin.

Pada musim kemarau ini, perawatan harus dilakukan secara maksimal. Terutama, lanjutnya, adalah masalah penyiraman.

”Paling tidak penyiraman dilakukan sekali sehari. Namun, agar tetap terjaga dan bugar, kami menyiraminya hingga tiga kali sehari. Ada yang bisa disiram sore. Ada juga yang malam,” ujarnya.

Mengenai pemupukan, aturannya dipupuk setiap sepuluh hari sekali atau lebih kurang dari itu. Jenisnya, bisa disemprotkan atau ditaburkan.

Menurut Otros, selain mempercantik kota, jacaranda menyerap polusi. Karena itu, tidak heran jika tanaman tersebut dan tabebuya diperbanyak setiap tahun.

”Jumlah jacaranda baru beberapa puluh pohon saja yang sudah ditanam di Jalan Pahlawan. Tapi untuk tabebuya hampir di semua jalan protokol sekarang sudah tertanam. Jumlahnya lebih dari 2.000 pohon,” sebutnya.

Dia tak menampik, jacaranda sering disangka tabebuya oleh warga. Sebagaimana diketahui, bunga tabebuya menyerupai sakura dan warnanya lebih variatif. Ada pink, kuning, ungu, merah, dan lain-lain. Sementara itu, bunga jacaranda berwarna ungu. Namun soal harga, jacaranda lebih mahal.

”Saya harap masyarakat bisa merasa memiliki tanaman-tanaman itu, sehingga bisa sama-sama menjaga dan merawatnya,” ungkapnya. (wid)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here