Tahun Ini, Sudah 421 KPM PKH Mundur

0
333
Sudah 421 KPM PKH Mundur
MANDIRI - Dinas Sosial Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan Graduasi Mandiri KPM tahun 2019.

KENDAL – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan Penghargaan dan Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kendal Tahun 2019, Selasa (3/8), di Pendopo Kabupaten Kendal. Sepanjang tahun ini, total sudah 421 KPM PKH yang mengundurkan diri karena kondisi ekonominya sudah membaik.

Acara tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno SH MH yang mewakili Bupati Kendal, Regional Wilayah Jawa, Anang Mengganti W mewakili Dirjen Linjamsos Kemensos, Dinsos Provinsi Jateng Heru sunoto, para Kepala OPD terkait dan Forkopimda Kendal, camat. Tak ketinggalan adalah para penerima penghargaan graduasi mandiri 2019 di Kendal.

Pelaksaan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan Penghargaan dan Graduasi Mandiri KPM PKH 2019, yakni memberikan rewards kepada KPM PKH yang bersedia mengundurkan diri secara ikhlas tanpa adanya paksaan.

Kepala Dinsos Kendal, Subarso SSos mengatakan, pada tahun 2019 ada ratusan warga yang sudah mengundurkan diri sebgai KPM PKH.

“Di Kabupaten Kendal sendiri ada 421 KPM PKH yang sudah menyatakan mengundurkan diri (Graduasi Mandiri), semoga tahun depan akan lebih banyak lagi warga yang Graduasi Mandiri, sehingga angka kemiskinan di Kabupaten Kendal semakin tahun akan semakin menurun,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Kendal yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno mengatakan, pihaknya merasa bangga dan terima kasih kepada para pendamping PKH dan semua pihak, atas keberhasilan KPM PKH graduasi mandiri di Kendal. Hal itu tidak lepas dari semua pihak yang dilakukan dengan baik dan jujur, saat mendata, memantau dan penyaluran bantuan sosial PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Kendal tersebut.

“Graduasi mandiri artinya penerima manfaat atau para PKH sudah bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah karena telah mandiri secara ekonomi,” tuturnya.

Menurut Winarno, pemerintah memberikan bansos PKH ini, salah satunya untuk untuk meningkatkan taraf hidup KPM PKH, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan.

“Untuk percepatan menurunkan angka kemiskinan, langkah pertama adalah evaluasi pendataan dan pemetaan warga secara tepat dan akurat. Ini sebagai pedoman untuk melakukan program-program pengentasan kemiskinan agar bisa fokus, terarah, dan tepat sasaran.(fik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here