Stok Kebutuhan Pokok di Temanggung Aman, Wabup Heri Sidak di Sejumlah Lokasi

Stok Kebutuhan Pokok di Temanggung Aman, Wabup Heri Sidak di Sejumlah Lokasi
Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo saat melakukan sidak ke beberapa lokasi terkait kesiapan beragam persediaan kebutuhan pokok jelang Lebaran. Mulai pasar tradisional, distributor minyak goreng, bulog, hingga SPBE, Rabu (27/4). Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung memastikan bahwa stok persediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran aman.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah lokasi strategis. Antara lain Pasar Tradisional Kecamatan Kranggan, Gudang Bulog 503 Temanggung, distributor minyak goreng, SPBE, hingga swalayan atau pasar moderen.

Berdasar pantauan tersebut, Wabup mengungkapkan bahwa stok sejumlah kebutuhan pokok masyarakat menjelang persiapan Lebaran dipastikan aman. Pun demikian dengan masalah harga yang terpantau masih stabil.

“Hasil dari kunjungan kami hari ini, harga sejumlah sembako seperti gula, tepung, telur, dan mie di pasaran tradisional maupun moderen masih terpantau stabil. Demikian juga masalah stok persediaan juga relatif aman untuk memenuhi permintaan masyarakat dalam rangka persiapan merayakan Lebaran mendatang,” jelasnya.

Ditambahkan, selain pasar tradisional dan moderen, pemerintah juga memfokuskan monitoring di sejumlah lokasi strategis. Mulai beras, gas, dan minyak goreng. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar dalam beberapa hari ke depan.

Untuk persediaan beras, Gudang Bulog 503 Temanggung sampai saat ini masih memiliki stok hingga 1.500 ton. Kemudian untuk minyak goreng curah pasokan juga melimpah dengan harga Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kilo. Meski demikian, untuk minyak goreng kemasan sejauh ini belum mengalami penurunan harga yang cukup berarti lantaran masih berada di kisaran Rp 23.000 hingga Rp 23.500 per liternya.

“Stok-stok kebutuhan bahan pokok masih aman. Minyak goreng, beras, gas masih mencukupi. Untuk beras karena para petani juga baru saja panen. Divre Magelang juga mengkonfirmasi siap menggelar operasi pasar untuk menstabilisasikan kondisi apabila harga minyak, tepung, dan gula mengalami lonjakan sewaktu-waktu,” bebernya.

Salah seorang pihak distributor minyak goreng bernama CV Mitra Berkah Sembako yang berada di Desa Badran Kecamatan Kranggan, Sabdo Antoro (37) menambahkan, saat ini pasokan minyak goreng curah dipastikan cukup melimpah. Bahkan di lokasi usahanya terdapat persediaan hingga 7 ton.

“Minyak goreng curah kami jual Rp 15.000 per kilogram. Pasokan aman karena suply juga datang setiap hari. Tidak seperti kemarin yang datang seminggu dua kali sehingga permintaan melonjak. Sekarang sudah normal,” bebernya.

Kerani Gudang Bulog 503 Temanggung, Yosef Echoan, menambahkan stok persediaan beras di gudang saat ini sekitar 1.500 ton yang diprediksi dapat mencukupi kebutuhan pasar hingga 1 sampai 6 bulan mendatang dimana harga masih belum berubah, sesuai Kepres yang lama.

“Setelah Lebaran juga banyak serapan gabah dari petani yang melangsungkan panen raya. Jadi kami pastikan stok beras sebelum dan setelah Lebaran mendatang aman,” pungkasnya. (riz)