Sosialisasi Larangan Mudik Lewat Pembagian Takjil

BAGI TAKJIL. Anggota Satlantas Polres Temanggung membagikan takjil kepada pengguna jalan raya di perempatan Madureso Temanggung, kemarin.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BAGI TAKJIL. Anggota Satlantas Polres Temanggung membagikan takjil kepada pengguna jalan raya di perempatan Madureso Temanggung, kemarin.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Membagikan takjil gratis kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, menjadi salah satu agenda kegiatan bagi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Temanggung selama bulan Ramadan 1442 H ini.

Pembagian takjil gratis dilakukan di beberapa titik kota Temanggung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

“Ada beberapa titik, perempatan terminal Madureso, alun-alun, tugu pancasila dan sejumlah tempat lainnya,” terang Kasatlantas Polres Temanggung AKP Muahmmad Fadhlan, kemarin.

Sembari membagikan takjil, anggota juga melakukan sosialisasi terkait dengan ketertiban lalu lintas dan larangan mudik Idul Fitri 1442 H.

“Sosialisasi atau edukasi larangan mudik kami lakukan lewat media cetak, elektronik, dan media sosial maupun secara langsung ke lapangan dengan pembagian pamflet, brosur, dan penempelan stiker,” katanya.

Sosialisasi dan edukasi ini merupakan program dari pemerintah pusat yang dilakukan Polda maupun Polres mulai dari sekarang untuk mengingatkan masyarakat, sehingga pada saat menjelang Lebaran nanti masyarakat mulai sadar untuk tetap Lebaran di rumah masing-masing. Saat Lebaran meraka tidak kembali ke kampung halamannya dulu karena berpotensi untuk membawa COVID-19 baik itu yang bergejala maupun yang tidak bergejala.

Berdasarkan hasil kajian, setiap ada libur baik itu libur Idul Fitri tahun 2020 maupun libur panjang lainnya terjadi peningkatan terhadap kasus COVID-19, sehingga tahun ini pemerintah tetap mengambil kebijakan melarang mudik.

Jumari salah satu pengguna jalan menuturkan, upaya yang dilakukan anggota Satlantas Polres Temanggung ini sangat mengena. Selain dapat ilmu dan informasi terkait dengan larangan mudik juga dapat takjil gratis.

“Alhamdulillah kalau tidak sempat berhenti sudah ada takjil untuk membatalkan puasa, saya jadi tahu kalau Lebaran tahun ini memang benar-benar dilarang mudik,” tuturnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Kasihan Petani! Puncak Panen, Harga Tembakau di Temanggung Masih Rendah