SMK Negeri 2 Magelang, Pionir SMK Pusat Keunggulan

SMK Negeri 2 Magelang, Pionir SMK Pusat Keunggulan
PIONIR. Workshop Sosialisasi dan Koordinasi Pengembangan SMK Pusat Keunggulan (PK) SMK Negeri 2 Magelang

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – SMK Negeri 2 Magelang kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah sebagai salah satu sekolah pionir SMK Pusat Keunggulan (PK) dari 901 sekolah se-Indonesia. Pada hari Selasa, 1 September 2021 diadakanlah sosialisasi SMK PK kepada warga sekolah dan masyarakat.

Acara dihadiri oleh seluruh warga sekolah baik secara luring maupun daring, perwakilan DUDIKA, dan perguruan negeri yang ditunjuk oleh Direktorat sebagai mitra pendamping dalam pengembangan program sekolah keunggulan yang dalam hal ini sekolah bekerja sama dengan Universitas Tidar.

Acara diawali dengan sambutan dari  Mila Yustiana,S.Pd,M.MPar selaku kepala sekolah. Dalam sambutannya beliau memaparkan semua hasil yang sudah dilaksanakan dari program dana bantuan Center of Excellent COE, karena SMK PK merupakan lanjutan dari program Center of Excellent (COE) yang sudah dilaksanakan.

Pengembangan dana COE diwujudkan dalam pembenahan sarana prasarana yang berupa pembenahan laboratorium kompetensi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang sudah memenuhi standar industri, peningkatan kompetensi SDM dengan magang di PT Eduraya Nusantara dengan hasil membuat produk unggulan War-On.

“Progres dana bantuan non fisik diimplementasikan dalam bentuk pembuatan video pembelajaran model PJBL oleh kompetensi RPL dan metodologi pembelajaran oleh kompetensi BDP, dan penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah KOS dan digunakan sebagai acuan SMK PK se-Indonesia SMK PK harus melibatkan industri agar out put dan out comenya dapat diterima oleh industri,” katanya.

Dr Nikmah Nurbaity,S.Pd,M.Pd,BI, selaku Kepala Cabang Dinas Pendidkan Wilayah VIII yang sekaligus membuka acara sosialisasi dan koordinasi pengembangan SMK PK dalam sambutannya mengatakan bahwa SMK PK harus bisa menjadi SMK Unggulan yang nantinya akan menggandeng 8-10 SMK lain agar dapat sama dengan SMK PK. Lulusan SMK PK harus terserap di DUDI, melanjutkan di perguruan tinggi, maupun membuka lapangan kerja, untuk itu harus melalui pendidikan vokasi yang tercermin dalam pengembangan program sehingga menghasilkan soft skill.

Artikel Menarik Lainnya :  Gandeng UI, Pemkab Wonosobo Siapkan Sekolah Pasar Modal

Acara dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan peta jalan sekolah dari Perguruan Tinggi Universitas Tidar dan praktisi direktorat Jakarta. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 1-3 September 2021. SMK Bisa! SMK Hebat! SMK Negeri 2 Magelang Unggul dan Juara !. (adv/tim jurnalistik skanida)