Serahkan Bantuan Masker, Komisi III DPRD Purworejo Dukung Pengembangan Produksi Garam

SERAHKAN. Ketua Komisi III menyerahkan bantuan masker kepada para petani garam. (Foto lukman)
SERAHKAN. Ketua Komisi III menyerahkan bantuan masker kepada para petani garam. (Foto lukman)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo untuk memberikan perhatian yang lebih serius terhadap potensi garam di pesisir selatan Purworejo. Pasalnya, potensi potensi garam di kawasan selatan masih cukup besar sementara produktivitas yang dihasilkan dari sejumlah kelompok petani garam di sana masih minim.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo, Sekar Ati Argorini saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Purworejo usai sidang paripurna DPRD Kabupatem Purworejo dengan agenda mengikuti sidang tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT RI ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual, kemarin.

“Kemarin kami Komisi III menyempatkan diri mengunjungi kelompok petani garam di pesisir selatan. Kami melihat dengan panjang pantai 22 kilometer yang kita miliki, peluang pengembangan produktivitas garam masih sangat besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sana,” katanya.

Lebih lanjut, politisi Demokrat tersebut menyampaikan jika dari data yang ada, kebutuhan garam konsumsi untuk masyarakat Purworejo sebanyak 2.313 ton per tahun. Seluruhnya disuplai dari luar daerah karena produksi petani garam Purworejo masih sangat minim.

“Produksi kita perbulan baru pada kisaran 2-3 ton per bulan. Tentu peluang pasarnya masih sangat lebar untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Purworejo,” terangnya.

Mengingat potensi yang masih sangat besar tersebut, pihaknya mendorong Pemerintah Daerah agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pengembangan potensi garam di pesisir selatan Purworejo.

“Kami sudah menerima laporan bahwa OPD terkait sudah mulai bergerak dengan adanya rencana pengembangan kelembagaan yaitu dibentuknya Koperasi Garam yang akan mewadahi semua produsen garam yang ada di Kabupaten Purworejo termasuk dengan pengembangan pemasaran dan kemasan produk garam. Tentu kami sangat mendukung bahkan mendorong agar lebih dimaksimalkan lagi,” tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Dua Pekan Diburu, Polisi Akhirnya Berhasil Amankan ODGJ

Sekar berharap dengan semakin berkembangnya usaha pembuatan garam ini dapat mewujudkan Kabupaten Purworejo sebagai sentra penghasil garam organik untuk konsumsi dan industri melalui kelembagaan Koperasi Garam.

“Sehingga akhirnya akan  meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo pada umumnya dan masyarakat pesisir pada khususnya,” katanya. (luk)