Sepakbola Jadi Alternatif Candu Gadget: Java Football Championship Dibuka Wakil Bupati Purworejo

BUKA. Wabup Yuli Hastuti saat membuka Turnamen Java Football Championship (JFC) di Alun-Alun Kutoarjo. (Foto lukman)
BUKA. Wabup Yuli Hastuti saat membuka Turnamen Java Football Championship (JFC) di Alun-Alun Kutoarjo. (Foto lukman)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH membuka Turnamen Java Football Championship (JFC) di Alun-Alun Kutoarjo, kemarin. Dalam acara yang digelar oleh JFC Korda Purworejo tersebut hadir pula Kepala Dinas Porapar Stephanus Aan Isa Nugraha SSTP MSi, para Kepala SSB, serta unsur terkait lainya.

Dalam arahannya, Wabup Yuli Hastuti mengatakan ajang seperti ini merupakan kegiatan positif yang bermanfaat dari sisi keolahragaan dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat di bidang sepakbola. Selain itu juga sebagai wadah pertemuan dan rekreasi bagi para anak-anak yang gemar bermain bola.

“Saya sedih melihat anak-anak sekarang, mulai dari pagi sampai malam lebih sering pegang gadget, tidak banyak bergerak dan kurang bersemangat. Padahal aktivitas luar ruangan sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak yang optimal,” ungkapnya.

Pada bagian lain Wabup mengungkapkan, masih banyak di kalangan pengelola Sekolah Sepak Bola (SSB) atau wadah pembinaan usia muda lainnya yang berprinsip bahwa kemenangan dan juara menjadi tujuan  utama di setiap turnamen yang diikutinya. Oleh karena itu ia berharap, kegiatan  sepakbola tidak hanya ditujukan untuk pertandingan, tetapi terutama sebagai wadah menghimpun anak-anak dalam kegiatan positif.

“Tidak harus selalu berpikir menjadi pemain sepak bola hebat, namun yang lebih penting adalah dapat mengasah karakter, fisik, fisiologis, dan psikologis anak hingga kemampuan bersosialisasi anak. Kepada anak cucuku, ibu berpesan agar bermain dengan sportif,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia JFC Dono Indarto mengatakan bahwa tujuan diadakanya kegiatan ini dimaksudkan untuk memfasilitasi dan mencari bakat anak anak muda yg bertalenta. Sehingga kedepan diharapkan akan berkesempatan menjadi pemain profesional di tingkat regional, nasional bahkan internasional.

” Saya minta para peserta dapat memanfaatkan dengan maksimal adanya kegiatan ini untuk menambah ilmu dan skil serta pengalaman. Pengalaman akan sangat berharga bagi karier kalian kedepan,” jelasnya. (luk)