Seorang Pria Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Bogowonto

EVAKUASI. Petugas kepolisian bersama TNI, instansi terkait, dan warga mengevakuasi jasad pria yang diduga tewas terperosok di tebing Sungai Bogowonto
EVAKUASI. Petugas kepolisian bersama TNI, instansi terkait, dan warga mengevakuasi jasad pria yang diduga tewas terperosok di tebing Sungai Bogowonto

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Warga Kampung Plaosan RT 03 RW 01 Kelurahan Baledono Kecamatan/Kabupaten Purworejo digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di tepi Sungai Bogowonto wilayah setempat, Minggu (2/8) pagi. Korban diduga tewas akibat terperosok jatuh dari tebing setinggi lebih kurang 7 meter dan membentur batuan cadas di tepi sungai tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi pihak kepolisian, korban diketahui bernama Uji Suharso (37), warga Desa Sidomulyo,Kecamatan/Kabupaten Purworejo. Keberadaan jasad korban kali pertama diketahui oleh warga yang hendak mencuci di aliran sungai sekitar pukul 08.00 WIb.

“Saksi melihat tubuh pria tergeletak di batuan sungai, lalu curiga dan memberitahu tetangga lainnya,” kata Kapolsek Purworejo, Iptu Sukardi.

Saat penemuan, sejumlah warga kemudian mengecek korban yang ternyata sudah meninggal dunia. Terdapat luka yang mengeluarkan darah pada bagian wajah. Selain itu, pada bagian tubuhnya terdapat lilitan sulur semak merambat.

“Warga lalu menghubungi Polsek Purworejo dan tim datang melakukan identifikasi,” jelasnya.

Sejumlah saksi memastikan bahwa korban adalah Uji Suharso, warga Sidomulyo yang orang tuanya tinggal di Plaosan. Jenazah lalu dievakuasi oleh petugas kepolisian, TNI, BPBD, dan warga kemudian dibawa ke RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo untuk diautopsi.

Menurut Iptu Sukardi, berdasar penuturan warga, korban datang ke rumah orang tuanya dalam keadaan setengah sadar dan diduga dalam kondisi mabuk pada Sabtu (1/8) malam.

“Kepada orang tuanya, korban mengatakan sedang ada masalah keluarga. Kemudian korban pergi ke arah sungai,” ungkapnya.

Diduga korban terpeleset dari atas tebing dan jatuh menghujam batuan cadas tepi sungai. Indikasi itu didapat dari adanya sulur tanaman rambat yang melilit bagian tubuh korban.

“Tetapi untuk memastikan, kami lakukan autopsi,” terangnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Arung Jeram Potensi Andalan Sport Tourism di Kecamatan Loano Purworejo