Senderan Longsor di Wonosobo Timpa Warung Milik Warga

LONGSOR. Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor di Dusun Pungangan Jurang Desa Pungangan Mojotengah.
LONGSOR. Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor di Dusun Pungangan Jurang Desa Pungangan Mojotengah.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor di Dusun Pungangan Jurang Desa Pungangan Mojotengah. Akibatnya satu rumah dan warung rusak. Selain itu material longsor juga menutup akses jalan kampung.

“Longsor terjadi pukul 17.00 WIB sore, senderan setinggi 3 meter ambrol, menimpa rumah dan warung yang ada di bawahnya, tidak ada korban jiwa,” ungkap Kepala BPBD Bambang Triyono.

Menurutnya, kronologi kejadian diawali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kecamatan Mojotengah selama 2 jam lebih yang mengakibatkan longsor di daerah Desa Pungangan. Senderan rumah dengan ketinggian 3 meter ambrol menimpa jalan gang warung dan rumah. Adapun kerusakan rumah hanya tertimpa material tanah sedangkan jalan terputus. Untuk warung sebagian isi warung terkena material tanah.

“Tim BPBD bersama relawan sudah ke lokasi, dan melakukan monitoring, sebagai langkah antisipasi longsor susulan penghuni rumah dievakuasi ke tempat aman, ” katanya.

Selain itu pihaknya juga meminta kepada pemerintah desa untuk menggelar gotong royong pembersihan lokasi longsor agar akses jalan kampung tidak terganggu.

“Kami mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap ancaman longsor, perkuat deteksi dini dengan mengawasi kondisi lingkungan masing masing,” ucapnya.

Diakui bahwa kondisi cuaca di Wonosobo belum stabil, kadang kadang turun hujan deras dengan intensitas tinggi, namun sering juga cerah dari pagi hingga sore hari.

“Untuk kondisi tersebut, jauhi dulu aliran sungai besar, sebab bisa saja debit air naik secara tiba tiba,” pungkasnya. (gus)