Senderan Ambrol, Timpa 5 Rumah di Wonosobo

AMBROL. Senderan setinggi 12 meter dengan panjang 10 meter di Dusun Sikunci Desa Jolontoro Sapuran ambrol.
AMBROL. Senderan setinggi 12 meter dengan panjang 10 meter di Dusun Sikunci Desa Jolontoro Sapuran ambrol.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM– Senderan setinggi 12 meter dengan panjang 10 meter di Dusun Kunci Desa Jolontoro Sapuran ambrol. Bangunan tersebut diduga tidak kuat menahan terjangan air hujan yang terjadi sore hari kemarin. Tidak ada korban jiwa, namun 5 rumah rusak dan material longsor menutup saluran air.

“Longsor di Dusun Sikunci Jolontoro terjadi pada malam hari, selepas magrib, senderan setinggi 12 meter dengan panjang 100 meter ambrol,” ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Bambang Triyono.

Menurutnya, akibat dari longsornya senderan tersebut, sebanyak 5 unit rumah rusak. Bahkan ada yang rata dengan tanah, namun dipastikan tidak ada korban. Selain itu material longsor juga menutup saluran air yang berdampak pada terbenamnya sejumlah rumah warga.

“Jadi longsor senderan menerjang rumah warga, dan juga menutup saluran irigas, sehingga air meluber ke rumah beberapa warga,” terangnya.

Dikatakan, dari hasil asesmen yang dilakukan tim BPBD dan relawan, dari 5 rumah yang terkena longsor tersebut, dua rumah diantaranya rata dengan tanah, masuk kategori berat. Sedangkan 3 rumah lainnya masuk kategori kerusakan sedang dengan kondisi bagian tertentu dari ruang rumah jebol.

“Dua rumah ini dalam kondisi kosong, itu yang alami kerusakan berat. Sedangkan tiga lainnya ada penghuni, masuk kategori sedang, total kerusakan ditaksir mencapai ratusan juta,” katanya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi dan juga himbauan kepada warga untuk waspada mengingat potensi longsoran bisa terjadi karena curah hujan masih cukup tinggi. Sedangkan upaya jangka pendek yang dilakukan, dengan menutup area longsor dengan terpal.

“Untuk sementara kita tutup area longsor dengan terpal. Sedangkan upaya lain gotong royong dari warga Desa Jolontoro untuk memindahkan material longsor dan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan sedang,” pungkasnya. (gus)