Sempat Tertunda, UKT Tae Kwon Do Dihelat di Tiga Tempat

ANTUSIAS. Para atlet Tae Kwon Do antusias mengikuti UKT yang digelar di tiga dojang selama beberapa 
ANTUSIAS. Para atlet Tae Kwon Do antusias mengikuti UKT yang digelar di tiga dojang selama beberapa 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) regular bagi para atlet Tae Kwon Do yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, akhirnya dihelat di 3 tempat latihan (dojang), tidak terpusat di satu tempat seperti biasanya. Meski demikian, semangat para atlet tak surut untuk mengikutinya.

Pelaksanaan UKT di 3 tempat berlangsung bergantian. Diawali pada Minggu (23/8) pagi di Dojang Central Kodim dan berlanjut di Dojang Ocean Kemanukan. Selanjutnya UKT digelar Dojang Kids Purwodadi pada Rabu (26/8).

Sekretaris Pengkab Tae Kwon Do Indonesia Kabupaten Purworejo, Arif Sutoto, UKT periode ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Peserta yang mengikuti UKT sebanyak 78 orang, terdiri atas 19 peserta masing-masing dari Dojang Ocean Kemanukan dan Dojang Central Kodim.

“Sementara dari Dojang Kids Purwodadi ada sebanyak 40 peserta,” sebutnya, Rabu (26/8).

Pelatih sekaligus pemilik Dojang Ocean Kemanukan, Sabeumnim Cahyono, mengatakan bahwa seharusnya para atlet sudah mengikuti UKT bulan April lalu. Namun, karena adanya Covid-19 maka UKT baru dilakukan bulan Agustus ini.

“Dengan kata lain pelaksanaan UKT tertunda 1 periode dari ketentuan biasanya,” katanya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan UKT kali ini juga tidak ada pemecahan kayu atau kyupak yang biasanya menjadi bagian akhir dan menjadi materi ujian. Hal itu karena ujian dilakukan secara mandiri.

Penilaian peserta kali ini didokumentasikan melalui video yang hasilnya dikirim kepada Bidang UKT Pemprov Jateng. Adapun penguji tulis yakni Sabeum Ngatiman.

“Kami berharap dengan adanya UKT ini para atlet dapat tetap semangat, meskipun beberapa ajang kejuaraan belum kunjung dilakukan, baik di tingkat regional maupun nasional seperti biasanya,” ungkapnya.

Adapun UKT senior atau Geup 3 (sabuk merah) dan sabuk hitam di tingkat provinsi memang belum diadakan karena masih menunggu keputusan dari pengurus pusat.

Artikel Menarik Lainnya :  Pengundian Los Pasar Suronegaran Rentan Konflik, DPRD Dorong Pemkab Purworejo Buka Posko Aduan

“Semoga di tingkat kabupaten nantinya akan ada event kejuaraan supaya para atlet termotivasi untuk berlatih lebih giat dan semangat,” tandasnya. (top)