Semangat Pedagang Pasar Rejowinangun Rayakan HUT Kemerdekaan RI

SEMARAK. Bendera Merah Putih dipasang di antara barang dagangan milik pedagang Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Kamis (11/8). (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
SEMARAK. Bendera Merah Putih dipasang di antara barang dagangan milik pedagang Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Kamis (11/8). (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pedagang Pasar Rejowinangun Kota Magelang, punya cara tersendiri jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI secara meriah. Selain ekspresi nasionalisme terhadap Tanah Air, menatap hari kemerdekaan juga dirayakan dengan penuh sukacita sebagai pelepas penat setelah dua tahun terbelenggu pandemi Covid-19.

Sudah beberapa hari ini, para pedagang pasar sibuk menghias seluruh blok pasar. Hiasan berupa bendera merah putih berbagai ukuran, pernak-pernik, balon, dan sebagainya.

Bagian paling menarik, pedagang membuat replika terbuat dari bahan kertas berbentuk sapi, kambing, ayam sampai aneka jajanan pasar, yang digantung menyesuaikan blok. Misalnya, blok penjual daging sapi, maka dipasang replika sapi dan seterusnya.

Salah seorang pedagang daging kambing, Nanik mengaku, HUT ke-77 RI tahun ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu. Sebab, setelah 2 tahun peringatan Hari Kemerdekaan sepi lantaran pandemi Covid-19.

Menurutnya, para pedagang sangat antusias menyambut bulan Agustus 2022. Mereka bergotong-royong menghias pasar dengan berbagai ornamen bernuansa merah dan putih.

“Kami senang sekali begitu akan menghias pasar seperti sebelum pandemi. Kami patungan sukarela beli pernak-pernik, lalu memasangnya di seluruh blok pasar,” kata Nanik.

Ia mengatakan, hiasan-hiasan tersebut tentu sangat menarik dan menambah semarak HUT ke-77 RI. Setiap momen HUT RI, memang para pedagang selalu kompak untuk mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari pentas seni, aneka perlombaan, dan upacara bendera di area pasar tepat pada 17 Agustus.

“Pas tanggal 17 Agustus 2022 nanti kami juga ada acara meriah, habis upacara kami tumpengan, makan bersama, pentas seni dan lain-lain,” ujar Nanik.

Koordinator Keamanan Pasar Rejowinangun, yang juga penggagas kegiatan, Brigadir Kepala Mat Rony menjelaskan, setiap blok bebas berkreasi menampilkan hiasan yang menarik. Para pedagang memang biasa menghias pasar menjelang Hari Kemerdekaan. Tetapi sejak pandemi, kegiatan itu tidak seramai kali ini.

“Jadi selain untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan, kegiatan ini juga untuk menarik masyarakat untuk belanja ke pasar, sehingga perekoniman tumbuh kembali,” kata Rony.

Para pedagang pasar tradisional terbesar di Kota Magelang itu pun sangat bersemangat menghias blok masing-masing. Mereka menyisihkan pendapatan untuk patungan membeli hiasan sampai pemasangan, dan untuk kegiatan pada tanggal 17 Agustus 2022 nanti.

“Harapan kami kegiatan ini mampu meningkatkan rasa nasionalisme, juga semangat gotong royong masyarakat,” katanya. (wid)