Selamatkan UMKM, Pemdes Krandegan Rintis Toko Online

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Sektor ekonomi menjadi salah satu sektor yang terdampak sangat serius Covid-19. Pertumbuhan ekonomi menurun hingga minus. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Krandegan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo meluncurkan inovasi baru berupa aplikasi android yang didalamnya mengakomodir UMKM desa.

Ide menciptakan aplikasi yang kemudian dikenal dengan Toko Online Desa tersebut berawal saat Pemdes Krandegan mengamati perilaku masyarakat di desanya. Dalam masa pandemi volume transaksi perdagangan online atau daring justru makin meningkat, berbanding terbalik dengan volume transaksi offline (luring) yang terjun bebas karena warga dihadapkan dengan Virus Covid-19.

Dwinanto, Kepala Desa Krandegan menyebut di desanya dunia usaha mengalami penurunan jumlah omzet dari transaksi yang mereka lakukan. Para pelaku usaha di desa pun tidak lepas dari dampak negatif pandemi. Hampir semua dari mereka mengeluhkan penurunan omzet penjualan sejak awal pandemi.

“Bahkan tak jarang, banyak yang harus gulung tikar. Maka dari itu kita siapkan inovasi baru buat para pelaku usaha,” sebutnya, Selasa (25/8)

Pihaknya menambahkan Pemerintah Desa Krandegan berupaya mencarikan solusi sekaligus untuk merespon tuntutan jaman dengan adanya revolusi industri 4.0 yang sudah dimulai. Dengan dikomandoi sendiri olehnya sejak beberapa hari terakhir dibuatlah sebuah web e-commerce untuk mendukung transaksi online.

“Toko online yang kita kelola beralamat di http://tokodesaku.id ini memajang dan menjual dagangan milik warga Krandegan. Dengan adanya toko online ini, para pedagang bisa menawarkan aneka barang dagangannya melalui web dengan jangkauan lebih luas,” katanya.

Sementara itu, tidak hanya pelaku usaha saja yang memperoleh keuntungan dari Toko online tersebut, warga lainnya pun bisa berbelanja secara online dari web itu. Hanya berbekal handphone android, kini mereka bisa melakukan transaksi jual-beli melalui web yang ada.

Artikel Menarik Lainnya :  KASN Cium Dugaan Pelanggaran Mutasi Pejabat. Hari Ini Komisi I Gelar Rapat Dengar Pendapat

“Ini masih rintisan. Dan baru berusia beberapa hari. Saat ini, sedang dalam tahap mengisi toko online Kami dengan barang dagangan milik warga. Sambil terus sosialisasi ke warga untuk melakukan transaksi jual-beli melalui web ini. Sementara tim IT Kami juga terus melakukan peningkatan fasilitas dan fitur di web e-commerce ini agar lebih aman, nyaman, dan memudahkan. Harapan ke depan, ini menjadi toko online yang besar dan berdampak secara signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Sementara ini mekanisme toko online tersebut adalah web tersebut langsung terhubung dengan whatsapp milik pelaku UMKM, sehingga para pembeli dimudahkan dan akan terhubung langsung dengan penjual. Kedepan Toko online tersebut juga akan dilengkapi dengan rekening bersama untuk memudahkan dalam transaksi. (top)