Sejumlah Komunitas di Temanggung Bersihkan Monumen Pejuang

BERSIH-BERSIH. Sejumlah komunitas di Temanggung melakukan kerja bakti bersih-bersih Monumen Bambang Soegeng
BERSIH-BERSIH. Sejumlah komunitas di Temanggung melakukan kerja bakti bersih-bersih Monumen Bambang Soegeng

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Kondisi yang memprihatinkan Monumen Bambang Soegeng yang berada di Desa Madureso Kecamatan/Kabupaten Temanggung, membuat sejumlah komunitas di kabupaten penghasil tembakau ini turun tangan. Mereka membersihkan dan berusaha akan merawat monumen pejuang asli Temanggung ini.

“Kondisinya sangat memperihatinkan, di sekitar monumen banyak sekali ditumbuhi rumput liar, bahkan sebagian bangunan yang ada di monumen itu telah rusak,” ungkap Gunawan salah satu relawan yang ikut langsung dalam aksi bersih-bersih, Minggu (16/8).

Ia mengatakan, tidak terawatnya monumen ini bisa jadi menimbulkan kesan kurang baik, karena selain sebagai pejuang kemerdekaan, Bambang Soegeng merupakan salah satu pejuang yang dibanggakan oleh masyarakat Temanggung.

Baca Juga
Polres Temanggung Bubarkan Konser Musik di Objek Wisata Wapitt

Seharusnya, monumen ini bisa dijadikan sebagai tempat untuk wisata pendidikan. Karena di monumen ini terdapat beberapa replika perjanjian serta penghargaan dari negara Jepang terhadap perjuangan Bambang Soegeng pada saat memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

“Ini bukan monumen biasa, tapi ini monumen yang mempunyai arti bagi negara pada umumnya serta masyarakat Temanggung pada khususnya,”ujarnya.

Gunawan berharap, dengan dibersihkannya monumen ini ke depan bisa menjadi salah satu tempat tujuan wisata pendidikan bagi para pelajar dan masyarakat umum.

“Saya yakin kalau kondisinya bersih, terawat dan indah akan banyak pengunjung yang datang ke sini,”ujarnya.

Dalam kerja bakti tersebut, realawan dari berbagai komunitas di Temanggung ini membersihkan sampah dan memangkas ranting-ranting pohon yang tidak bagus. Pintu masuk dan keluar monumen tersebut juga dibersihkan dan dirapikan.

Bambang Soegeng merupakan salah satu pejuang kemerdekaan yang ikut dalam pertempuran serangan 1 Maret 1949. Ia dimakamkan di kompleks makam pejuang di Kranggan sebelah Jembatan Progo Temanggung.

Artikel Menarik Lainnya :  Lahan Kritis di Temanggung Bakal Jadi Sasaran Program Sabuk Gunung

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, kepedulian masyarakat terhadap sejarah dan pejuang sangat bagus. Buktinya tanpa di komando masyarakat sudah langsung bergerak sukarela dan bergotong royong membersihkan monumen ini.

“Kesadaran masyarakat Temanggung sangat tinggi, saya sangat salut. Tanpa ada yang memberikan perintah masyarakat dengan sukarela membersihkan monumen Bambang Soegeng ini, sekarang sudah sangat bersih,” tuturnya.

Wabup mengakui, sebenarnya ada anggaran khusus untuk merawat monumen ini, namun karena ada pandemi Covid-19 anggaran direfocusing untuk pencegahan dan penanganan pandemi.

“Kedepan pasti akan dianggarkan kembali, melalui kegiatan ini bisa menyebarkan virus kebaikan kepada masyarakat yang lain,” harap Wabup. (set)