Sejumlah Bahan Pokok Naik Harga. Ya Ampuun! Minyak Goreng Naiknya Paling Tinggi

ANGKUT. Seorang pekerja sedang mengangkut minyak kemasan di salah satu toko bahan pokok di Pasar Kliwon Temanggung.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
ANGKUT. Seorang pekerja sedang mengangkut minyak kemasan di salah satu toko bahan pokok di Pasar Kliwon Temanggung.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Memasuki awal tahun 2022, harga sejumlah bahan pokok di Temanggung masih bertahan tinggi, bahkan harga minyak goreng terus mengalami kenaikan hingga 40 persen per liternya.

Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung Khotijah menuturkan, minyak goreng mengalami kenaikan paling tinggi, satu liternya naik dari harga normal Rp14.000 menjadi Rp20.000 per liter.

Menurutnya, kenaikan harga tidak hanya pada minyak goreng kemasan saja, namun minyak goreng curah juga naik, dari harga normal Rp12.000 saat ini dijual dengan harga Rp19.000

“Sudah dua bulan terakhir ini harganya terus naik, padahal pasokan juga lancar,” tuturnya Rabu (5/1/2021).

Tepung gandum mengalami kenaikan, saat ini harga per kilogramnya naik menjadi Rp7.000 dari harga sebelumnya Rp6.000.

Gula pasir juga sama, dari harga Rp11.500 menjadi Rp12.500 per kilogram, beras rata-rata mengalami kenaikan Rp500 per kilogram.

“Harga gula pasir bisa naik lagi, saya sudah dikasih kabar akan ada kenaikan harga lagi,” ungkapnya.

Ia menuturkan, kenaikan harga saat pergantian tahun seperti saat ini memang sudah biasa terjadi, namun kenaikan harga bahan pokok di awal tahun 2022 ini menjadi kenaikan tertinggi.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya naiknya masih normal, tapi untuk tahun ini naiknya luar biasa, terutama minyak goreng,” ungkapnya.

Ika pedangan bahan pokok lainnya juga menuturkan hal yang sama, kenaikan bahan pokok di awal tahun ini menyebabkan omset penjualan menurun hingga 40 persen.

“Misalkan kalau sebelum ada kenaikan harga seperti ini, dalam sehari bisa mendapatkan uang Rp500.000, sekarang paling banyak hanya Rp350.000 saja,” ujarnya.

Ia mengaku, kenaikan harga di awal tahun ini sangat tinggi, padahal sebelumnya sudah ada informasi akan ada penurunan. Namun ternyata harga justru terus mengalami kenaikan.

Artikel Menarik Lainnya :  Hujan Deras Mengguyur Temanggung, Akibatkan 8 Rumah Rusak Ditimpa Longsor

“Yang sudah mulai turun saat ini hanya harga telur ayam ras saja, dari Rp32.000 per kilogram saat mejelang natal dan tahun baru lalu, sekarang sudah turun menjadi Rp25.000 per kilogram,” tutupnya. (set)