Sebelum Buka, Tempat Wisata Harus Jalani Uji Coba

TUTUP. Objek wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang masih ditutup sejak PPKM darurat diberlakukan sejak 3 Juli lalu sampai dengan sekarang. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
TUTUP. Objek wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang masih ditutup sejak PPKM darurat diberlakukan sejak 3 Juli lalu sampai dengan sekarang. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Meskipun Kota Magelang berhasil mempertahankan status level 3 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) 14-20 September 2021, namun Pemkot belum membuka tempat pariwisata. Di level ini, tempat wisata hanya diperbolehkan menggelar uji coba atau simulasi pembukaan saja.

Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, sesuai Inmendagri No 42 Tahun 2021, tempat wisata masih harus ditutup di daerah dengan level 4 dan 3. Namun, simulasi atau ujicoba sudah diperbolehkan bila ada izin dari pemerintah maupun Satgas Covid-19.

Sesuai dengan Inmendagri No 42, jika nanti lokasi wisata mulai dibuka, wisatawan harus melalui aplikasi PeduliLindungi. Tidak hanya saat masuk di tempat rekreasi, tetapi aplikasi ini juga menjadi syarat masuk di kawasan perbelanjaan seperti mall, supermarket, dan swalayan.

Dia menambahkan, posisi Kota Magelang yang berada di level tiga masih harus menutup tempat-tempat pariwisata. Akan tetapi diperbolehkan menggelar simulasi, sepanjang ada izin dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan.

”Sebenarnya simulasi pembukaan objek wisata Taman Kyai Langgeng juga ada syarat dan ketentuannya seperti harus seizin Kemenparekraf, vakinasi baik bagi pengelola maupun pengunjung, memiliki aplikasi PeduliLindungi, dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk, anak-anak di bawah 12 tahun, dilarang memasuki tempat wisata yang akan digelar selama masa uji coba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih menambahkan, simulasi pembukaan objek wisata bisa segera dilaksanakan bila Kemenparekraf dan Satgas Covid-19 Kota Magelang sudah mengizinkannya.

”Simulasi bisa digelar selama dua kali. Kalau sudah buka maksimal hanya 25 persen dari kapasitas pengunjung,” tuturnya.

Menurutnya, tahapan untuk membuka tempat wisata masih begitu panjang. Selain simulasi, Kota Magelang harus dipastikan turun level atau minimal bertahan di level tiga selama PPKM berlangsung.

Artikel Menarik Lainnya :  PPKM Level 3, Hotel di Kota Magelang Masih Sepi

”Karena kalau satu minggu saja berganti menjadi level 4, ya intinya jadi sia-sia persiapan simulasi ini. Kita tentu tidak ingin hal itu terjadi, sehingga sekarang fokusnya adalah pengendalian pandemi Covid-19 terlebih dahulu,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama Taman Kyai Langgeng (TKL) Arif Taat Ujiyanto mengaku, pada Selasa (14/9) sudah digelar rapat pembahasan rencana simulasi TKL. Keputusan nanti bergantung dari Kemenparekraf dan Satgas Covid-19.

”Kita belum buka sejak tanggal 3 Juli sampai sekarang. Sudah hampir tiga bulan tanpa wisatawan satupun. Tapi di masa pengosongan wisatawan ini kami justru manfaatkan untuk maintenance lokasi wisata. Taman-taman dipercantik, ada yang diganti bunganya, ada yang fasilitas yang dicat lagi,” ungkapnya. (wid)