SD Al Madina Purworejo Gelar Wisuda dan Khotmil Quran

KHATAMAN. Puluhan siswa SD Al Madina saat mengikuti prosesi khotmil quran yang digelar di halaman sekolah. (foto: lukman hakim/purworejo ekspres)
KHATAMAN. Puluhan siswa SD Al Madina saat mengikuti prosesi khotmil quran yang digelar di halaman sekolah. (foto: lukman hakim/purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Sekolah Dasar Al Madina Purworejo, yang merupakan sekolah berbasis pendidikan agama menggelar Khotmil Quran angkatan VII, kemarin. Khotmil Quran yang digelar usai pelaksanaan wisuda siswa kelas 6 angkatan ke-V tersebut diikuti oleh 88 siswa kelas 3 dan kelas 4. Sedangkan untuk tahun pelajaran 2022 ini, SD Al Madina mewisuda 33 siswa.

Kepala SD Al Madina Purworejo Drs Fatkhurahman, MM sebagai sekolah berbasis religi, selain nilai akademik, SD Al Madina juga mengedepankan pendidikan karakter khususnya penanaman akhlak mulia dan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Maka di samping prestasi akademik yang cukup baik di tingkat Kabupaten Purworejo, yang lebih membanggakan adalah apabila lulusannya dapat lebih banyak melanjutkan pendidikannya di sekolah-sekolah favorit maupun di pondok pesantren,” katanya.

Salah satu bentuk prestasi akademik yang dicapai dari SD yang berada di kompleks Perumahan KBN Purworejo ini adalah nilai akademik salah satu siswinya, Zuha Alysia Firdaus yang berhasil memperoleh rangking ke-2 se-Kecamatan Purworejo. Di samping itu, puluhan prestasi baik akademik maupun nonakademik yang berhasil diraih SD Al Madina membuat sekolah ini cukup diperhitungkan di Purworejo.

“Di bidang religi, kami juga sangat memberikan perhatian yang serius. Kami menerapkan konsep full day school sehingga memiliki waktu yang cukup luang untuk memberikan pelajaran keagamaan, penanaman akhlak dan pendidikan karakter tanpa mengganggu kegiatan akademik dari para siswa. Dengan demikian, antara kegiatan pendidikan formal dan pendidikan nonformal keagamaan menjadi seimbang,” tandasnya.

Ditambahkan, karena pendidikan keagamaan sudah menjadi pembiasaan di sekolah layaknya sebuah pondok pesantren, maka wajar jika para alumninya termotivasi untuk melanjutkan sekolah berbasis pesantren. Tahun ini sebagian lulusan SD Al Madina sudah terserap di ponpes, antara lain di Ponpes Al Madina Wonosobo, Ponpes Krapyak, Ponpes Pandanaran Yogya dan juga beberapa ponpes di Purworejo.

“Momentum wisuda adalah sebagai simbol sekolah menyerahkan kembali siswa kepada orangtua. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas, baik dari sisi akademik maupun pendidikan karakter,” tandasnya. (luk)